JEMBER, Tugujatim.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani ungkap krisis susu nasional. Menurunnya, produksi susu di Indonesia masih mencapai 22 persen dari kebutuhan nasional.
Hal ini disampaikan Muzani saat membuka Festival Sapi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia (APPSI) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang juga dihadiri oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan Bupati Jember Muhammad Fawait.
“Selama ini perhatian Menteri Pertanian terhadap para peternak sapi amatlah besar. Misalnya dalam kasus penyakit kuku dan mulut, Pak Menteri begitu tanggap dan bertindak cepat dalam upaya mencegah meluasnya penyakit tersebut,” ujar Muzani.
Muzani menekankan bahwa peternakan sapi memiliki peran strategis sebagai solusi untuk untuk memenuhi susu nasional, juga berperan terhadap pemberantasan kemiskinan dan meningkatkan gizi masyarakat.
Selain itu, pengembangan peternakan sapi juga diharapkan dapat menambah stok daging nasional sehingga mengurangi ketergantungan terhadap impor.
“Peternakan sapi bisa dianggap sebagai sebuah cara atau solusi untuk memberantas kemiskinan, meningkatkan gizi karena bisa memenuhi kebutuhan gizi nasional, dan menambah jumlah stok daging kita agar ketergantungan terhadap impor daging bisa berkurang,” jelasnya.
Menurutnya, rendahnya produksi susu sapi perah nasional yang saat ini baru mencapai 22 persen dari total kebutuhan nasional, dengan 60 persen diantaranya dipasok dari Jawa Timur.
Muzani berharap Menteri Pertanian dapat mengembangkan peternakan sapi perah di berbagai provinsi lain yang memiliki potensi namun belum dikembangkan secara optimal.
“Banyak provinsi yang sebenarnya punya potensi untuk menjadi peternakan sapi perah, namun potensi tersebut belum dikembangkan. Saya berharap kedepan akan ada pengembangan karena kebutuhan susu nasional ada di seluruh Indonesia, bukan hanya di Jawa Timur,” katanya.
Menurut Muzani, Festival Sapi “Bupati Jember Cup Season 2” yang digelar pemkab setempat bekerja sama dengan APPSI Jember ini merupakan upaya mempertemukan para peternak untuk berbagi pengalaman dalam berbagai aspek, mulai dari cara menemukan bibit sapi, mengatasi kelangkaan, manajemen pemeliharaan, hingga pengelolaan keuangan usaha peternakan.
Dalam kesempatan tersebut, Muzani mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian Amran yang telah bersedia hadir, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, serta Bupati Jember yang menjadi tuan rumah dan sponsor kegiatan.
“Kita bangga punya Menteri Pertanian yang cepat tanggap terhadap persoalan pertanian, peternakan, dan perikanan. Mudah-mudahan beliau tetap dikaruniai kekuatan dan kesehatan yang bagus,” pungkas Muzani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








