JEMBER, Tugujatim.id – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember M. Thamrin mengundurkan diri dari jabatannya lebih awal. Keputusan ketua PMI Jember ini diambil dua tahun lebih awal, padahal periode kepemimpinannya seharusnya berlangsung sampai 2027.
Sejak memangku jabatan sebagai pimpinan PMI Jember, dia tetap menjalankan tugas mengajar di perguruan tinggi tersebut. Profesinya sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember menjadi salah satu faktor Thamrin mundur dari jabatan strategis tersebut.
Hal itu dikonfirmasi Divisi Organisasi dan Komunikasi PMI Jember Ghufron Eviyan Effendy. Dia menjelaskan kabar mundurnya Thamrin sebagai ketua PMI Jember disampaikan pada Jumat (22/08/2025), sekitar pukul 10.30 WIB.
“Aktivitas mengajar di kampus yang padat menjadi alasan utama keputusan Pak Thamrin,” ungkap Ghufron saat dikonfirmasi pada (25/08/2025).
Proses administratif pengunduran diri telah dilakukan secara formal melalui surat yang dikirim ke PMI tingkat provinsi. Selain itu, dokumen yang sama juga telah disampaikan kepada Bupati Jember Muhammad Fawait dalam kapasitasnya sebagai pelindung organisasi PMI di wilayah tersebut.

Ghufron menegaskan bahwa surat pengunduran diri sudah diterima di tingkat provinsi dan juga oleh pemerintah daerah setempat.
Selama masa kepemimpinan Thamrin, meskipun merangkap dua tanggung jawab berbeda, kegiatan operasional PMI Jember tetap berjalan sesuai rencana. Program donor darah rutin dan berbagai misi kemanusiaan tidak mengalami gangguan.
Ghufron mengakui tidak melakukan konfirmasi langsung dengan Thamrin terkait keputusan ini, meski menduga sebagian pengurus mungkin sudah mendapat informasi sebelumnya.
Untuk mengantisipasi kekosongan kepemimpinan, Ghufron berharap bupati segera menunjuk pejabat sementara agar koordinasi dengan PMI provinsi tidak terhambat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








