PASURUAN, Tugujatim.id – PW GP Ansor Jatim terus lakukan gerakan tazawaru dengan menguatkan komunikasi dengan berbagai basis kekuatan pesantren yang menjadi poros peradaban Nahdlatul Ulama (NU).
Ketua PW GP Ansor Jatim H. Musafa Safril melakukan gerakan itu secara langsung. Ketua organisasi kepemudaan terbesar di Jawa Timur tersebut melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Lughoh wa Da’wah (Ponpes Dalwa) Raci, Pasuruan, Selasa (07/01/2025).
Kunjungan ke Pesantren Dalwa menjadi agenda penting bagi PW GP Ansor Jatim di tengah semakin masifnya gerakan yang mencoba melakukan polarisasi di tengah umat ahlu sunnah wal jamaah yang merupakan kelompok mainstream umat Islam di Indonesia.

H. Musafa Safril yang hadir ditemani oleh jajaran inti pengurus PW GP Ansor Jatim sowan dan berdiskusi langsung bersama pengasuh Ponpes Dalwa Abuya Habib Zein Bin Hasan Baharun.
Sejumlah isu strategis tentang keumatan dan kebangsaan menjadi pokok perbincangan. Selain itu, meminta beberapa nasihat penting kepada pengasuh Ponpes Dalwa tentang bagaimana peran strategis Ansor Jatim dalam menghadapi dinamika zaman.
“Sebagai santri, kami perlu banyak sowan kepada ulama karena Ansor adalah santrinya ulama dalam arti khusus pelaksana teknis dan strategis dari dawuhnya ulama. Kami perlu banyak nasihat dan masukan dari beliau guna merumuskan langkah terbaik dalam berorganisasi,” terang H. Musafa Safril.

H. Musafa Safril mengatakan, posisi gerakan pemuda Ansor sebagai organisasi yang membawa mandat perjuangan Nahdlatul Ulama harus dikuatkan dengan menjalin sinergi positif dengan pesantren.
“Pesantren adalah punjer atau core of the core dari Nahdlatul Ulama. Menjadi keharusan bagi Ansor Jatim untuk terus menguatkan hubungan ideologisnya dengan pesantren. Tantangan zaman dengan dinamika anak muda mengharuskan kader Ansor harus terus berpegang dawuhnya ulama,” begitu pesannya kepada kader Ansor di Jawa Timur.

Agenda silaturahmi ke pesantren menjadi salah satu gerakan komunikasi basis yang terus dikuatkan PW GP Ansor Jawa Timur. Dia meminta kepada seluruh jajaran pengurus GP Ansor di tingkatan cabang hingga ranting untuk terus melakukan konsolidasi basis ideologis dengan istiqomah sowan ke ulama dan pesantren.
“Hal yang mendasar guna memperkuat gerakan adalah dengan terus menguatkan komunikasi organisasi utamanya ke pesantren. Semuanya kami lakukan guna memperkuat posisi strategis Ansor dalam menjawab problematika keumatan dan kebangsaan,” ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








