MALANG, Tugujatim.id – Memasuki masa tua, tentu banyak hal yang harus dipikirkan. Bahkan, sebelum menginjak masa itu, alangkah baiknya Anda mempersiapkan segala hal dan risikonya secara matang. Sebab, tidak setiap orang akan mendapatkan uang tunjangan setelah pensiun nanti.
Menurut New York Times, William Sharpe, pemenang hadiah nobel dalam Ilmu Ekonomi pada 1990 mengatakan, menyisihkan uang untuk segala hal yang dapat dinikmati di masa tua merupakan hal yang sangat sulit.
Tapi, berbeda dengan yang dilakukan seorang pemain film sekaligus sutradara Indonesia, dia malah memutuskan untuk pensiun dini dari pekerjaannya, yaitu di usia 40 tahun. Alasannya, dia telah menyiapkan dana yang cukup untuk dinikmati pada masa itu.
Nah kira-kira dari kejadian seperti itu, untuk mengantisipasinya, apa saja yang Anda perlukan guna mempersiapkan dana di masa tua? Untuk itu, inilah tipsnya!
1. Open Your Mind as Wide as You Look at The World
Dengan open minded, Anda akan tahu bagaimana cara mengolah uang dalam investasi daripada membiarkannya di bank. Banyak orang belum tahu cara investasi yang benar sehingga berpikir jika investasi akan merugikan diri sendiri serta membawa dampak buruk lain yang disebabkan karena cara investasi yang tidak benar. Raditya mengungkapkan dalam channel YouTube-nya.
“Seseorang sebelum menginvestasikan dananya harus memiliki tujuan yang jelas, untuk apa uang tersebut ditanam. Juga uang yang akan ditanam memang miliknya, bukan serta merta pinjaman,” ujarnya.
2. Perbanyak Belajar Cara Berinvestasi
Teknik awal berinvestasi dapat langsung ditanyakan kepada ahli ekonomi atau orang yang sudah bertahun-tahun terjun dalam dunia saham. Dapat juga langsung membaca dari buku dan mempraktikannya seperti yang dilakukan oleh Doddy Prayogo, seorang YouTuber yang kontennya membahas tentang investasi.
Dia memulai investasi karena tidak sengaja membaca buku tentang investasi milik adiknya, kemudian coba mempraktikkannya sambil masih terus belajar. Sebelum terlambat, belajarlah berinvestasi dari sekarang. Karena menunggu dan mengulur waktu akan menghambat rancangan menabungmu.
3. Mulai Hitung Jumlah Keperluan di Masa Tua
Saat Anda menyukai pekerjaan yang dilakukan saat ini, mungkin sepakat tidak akan memutuskan untuk pensiun dini. Tapi, mengalokasikan uang dengan baik sejak dini akan membantu Anda berada dalam kondisi kebebasan finansial nantinya. Doddy Prayogo, seorang YouTuber yang kontennya membahas tentang investasi, mengatakan, cara penghitungan dana yang dia lakukan berasal dari konsep “The Fourth Percent Rule”.
Kita bisa bebas finansial jika memiliki aset yang ditarik 4% per tahun. Dan 4% yang ditarik tadi juga telah dapat memenuhi semua kebutuhan. Dengan perhitungan matematika sederhana, 1:4% = 25. Atau mudahnya, aset atau dana pensiun maksimal dilakukan 25 kali pengeluaran tahunan. Pak dosen ini mengambil contoh:
Pengeluaran bulanan : Rp 12, 5 juta
Pengeluaran tahunan : Rp 150 juta
25 × pengeluaran : 3,750 juta (Rp 3,75 miliar)
Kemudian, penghitungan untuk menyetarakan jumlah tersebut beberapa tahun ke depan:
Tingkat inflasi: 4%
Pensiun berapa tahun lagi: 25 tahun
Dana pensiun (FV): 9,996, 89 juta (Rp 10 miliar)
Angka Rp 10 miliar inilah yang menjadi target minimal dana pensiun.
Perlu dihitung mundur, berapa rupiah Anda harus menabung setiap bulannya:
Modal awal (VP) : Rp 500 ribu
Ekspektasi return investasi : 9,90%
Menabung rutin tahunan : Rp 48,53 juta
Menabung rutin bulanan : Rp 4,04 juta
4. Mulai Menabung secara Konsisten
Setelah penghitungan yang cukup detail, mulailah menabung sejak dini. Dengan memulai rutin menabung, seharusnya perilaku konsumtif juga sedikit demi sedikit terkurangi. Tambahi kesibukanmu, bila terlalu banyak bergaul dengan kawan membuatmu tidak sadar menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting.








