MOJOKERTO, Tugujatim.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memantau hewan kurban Presiden Prabowo Subianto yang dibeli di Mojokerto yang akan disembelih di salah satu masjid di Mojokerto, Senin (26/05/2025). Gubernur Khofifah mengunjungi salah satu peternakan sapi di Dateng, Watesnegoro, Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Pemantauan sapi kurban dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan jelang Iduladha 2025. Setelah meninjau sapi-sapi tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa seluruh sapi yang disiapkan untuk Iduladha ini bebas dari penyakit mulut dan kuku alias PMK serta dalam kondisi sehat.
“Kunjungan saya ke peternakan sapi kali ini untuk memantau langsung dan untuk memastikan sapi-sapi yang disiapkan untuk berkurban nanti Insya Allah dalam keadaan bebas dari PMK dan sehat semua,” terang Gubernur Khofifah, Selasa (27/05/2025).
Sementara, dalam kunjungan tersebut terdapat satu sapi yang menarik perhatian. Sapi tersebut berjenis simental dengan bobot lebih dari 1,1 ton. Ternyata, sapi ini nantinya digunakan sebagai hewan kurban untuk salah satu masjid di Mojokerto oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kita bisa melihat sendiri sapi jenis simental dengan bobot lebih dari 1,1 ton. Nanti oleh Pak Presiden Prabowo akan dikurbankan untuk salah satu masjid yang ada di Mojokerto,” ujar Gubernur Khofifah.
Sapi berjenis simental ini sebelumnya milik Faisal, salah satu peternak lokal. Saat menemani Gubernur Khofifah, Faisal mengatakan dirinya bersyukur sebab sapinya yang ia beri nama Mas Bro terjual dan dibeli oleh Presiden Prabowo untuk berkurban. Sapi Mas Bro terjual seharga Rp120 juta.
BACA JUGA: Gus Baha: Kurban Kambing Itu Lebih Sakral, Punya Nilai Keberanian Serta Kemandirian
“Nama sapi ini Mas Bro, laku seharga Rp120 juta untuk Pak Prabowo, alhamdulillah,” tandas Faisal.
Faisal melanjutkan bahwa sapi simental tersebut diserahkan ke masjid di Watesnegoro, Mojokerto. Sementara, perawatan ekstra dilakukan oleh Faisal untuk menjaga kondisi sapi tetap prima sebelum dikurbankan.
“Merawat hewan sapi itu harus maksimal, karena sapi itu hewan yang mudah stres, jadi butuh perawatan maksimal misalnya makan yang teratur,” bebernya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








