TUBAN, Tugujatim.id – Meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Situasi tersebut bahkan memunculkan kabar adanya aksi panic buying karena diisukan stok BBM di sejumlah daerah langka, termasuk di Tuban.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan ketersediaan stok BBM dan LPG di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, masih dalam kondisi aman.
Khofifah menyampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyiapkan langkah antisipatif untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Baca Juga: Isu BBM Langka, Bupati Jember Imbau Warga Tak Panic Buying
“Insyaa Allah, Pak Menteri ESDM berkali-kali menyampaikan bahwa sampai 21 hari ke depan BBM kita aman, termasuk LPG juga aman,” ujar Khofifah saat ditemui di Tuban, Kamis (06/03/2026).
Menurut dia, pemerintah saat ini juga tengah menyiapkan berbagai opsi untuk menjaga stabilitas pasokan energi, termasuk membuka peluang suplai dari negara lain.
“Sekarang juga sedang mencari opsi untuk mengambil kebutuhan opsional dari Amerika. Artinya, langkah-langkah antisipatif dan mitigatif terhadap pemenuhan kebutuhan BBM maupun LPG sudah dilakukan,” jelasnya.
Gubernur Imbau Warga Tak Khawatir
Dengan berbagai upaya tersebut, Khofifah berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi dalam negeri.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak memborong atau panic buying yang justru dapat memicu kelangkaan di tingkat distribusi.
“Menurut saya, pemerintah sudah berikhtiar mencari berbagai opsi agar kebutuhan masyarakat tetap tercukupi. Karena itu, saya mengajak masyarakat membeli secukupnya sesuai kebutuhan, jangan melakukan panic buying,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan energi, pemerintah juga telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi menjelang arus mudik Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan konsumsi BBM.
Khofifah mengungkapkan, koordinasi antara pemerintah daerah dan kementerian terkait telah dilakukan jauh hari sebelumnya.
“Menjelang mudik ini semuanya sudah dihitung. Kami sudah dua kali rapat dengan Pak Menteri Perhubungan dan tim di Gedung Negara Grahadi untuk membahas berbagai skenario,” terangnya.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Stok BBM Aman dan Melimpah
Menurut dia, perencanaan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kebutuhan energi, transportasi, hingga potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dengan perencanaan yang matang tersebut, Khofifah optimistis kebutuhan energi masyarakat dapat tetap terpenuhi meski situasi geopolitik global tengah bergejolak.
“Semua sudah dihitung dan direncanakan. Mudah-mudahan langkah mitigasi dan antisipasi yang dilakukan pemerintah, terutama oleh Kementerian ESDM, bisa berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








