• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Romokalisari Adventure Land.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membuka acara Festival Mangrove ke-5 di Romokalisari Adventure Land Surabaya.

Target NZE 2060, Gubernur Khofifah Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Romokalisari Adventure Land Surabaya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Dalam rangka memperkuat ekosistem mangrove dari hulu ke hilir, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Festival Mangrove ke-5 di Romokalisari Adventure Land, Kota Surabaya, Selasa (31/10/2023).

Dalam kegiatan yang kali kelima ini, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama seluruh stakeholder menanam 10 ribu bibit mangrove dan menyerahkan 1.000 batang tanaman cemara udang kepada pengelola lokasi.

You might also like

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

13/06/2026 12:15 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Selain itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan pelepasan liar satwa, termasuk 88 ekor burung air, 5.000 benih ikan bandeng, dan 25.000 benih udang vaname.

Romokalisari Adventure Land Surabaya dipilih sebagai tempat gelaran festival mangrove dikarenakan lokasi ini telah memberi manfaat bagi masyarakat dan mendukung kelestarian ekosistem mangrove dan pesisir.

Acara yang sangat bermanfaat ini dihadiri oleh konjen Kehormatan Inggris, sekjen Kementerian LHK, Dirjen Percepatan Pembangunan DT, Kemendes & PDTT, wakil Wali Kota Surabaya, kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jatim, serta para pemerhati lingkungan.

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa Festival Mangrove bertujuan mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Hal itu juga sebagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna memperkuat ekosistem mangrove dari hulu hingga hilir.

Khofifah menjelaskan bahwa luasan mangrove di Jawa Timur mencapai 27.221 hektare, mencakup 48-50% kawasan mangrove di Pulau Jawa. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mendukung penanaman mangrove di pesisir sejak 2020 melalui dana APBD, APBN, dan dukungan pihak lain, dengan total bibit mangrove mencapai 6.813.947 batang.

Tanam mangrove Romokalisari Adventure Land.
Sekjen Forum Komunikasi Industri Keuangan Jatim Mulyono Rekso (pertama dari kiri) berfoto bersama dengan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (dua dari kiri).(Foto: dok Mulyono Rekso)

Sementara itu, Sekjen Forum Komunikasi Industri Keuangan Jatim Mulyono Rekso mengatakan jika gelaran Festival Mangrove kali ini sangat bermanfaat. Apalagi tujuannya selain menjaga ekosistem mangrove, di dalamnya juga terdapat program yang mampu mengangkat UMKM.

“Sangat apresiasi sekali karena melalui Festival Mangrove ini tentunya mengangkat juga produk-produk UMKM khususnya dari bahan baku mangrove, seperti pembuatan suvenir dan juga bisa dijadikan produk minuman seperti sirup mangrove,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Jatim Dr Ir Jumadi MMT mengatakan jika mangrove atau bakau merupakan tanaman yang luar biasa karena tanaman ini bisa menyerap emisi gas efek rumah kaca lebih kuat dibanding vegetasi biasa.

Tidak hanya vegetasi, tapi di bawah tanaman mangrove juga menjadi ekosistem perkembangbiakan yang baik bagi hewan laut seperti udang, bandeng, dan juga tempat habitat untuk berkembangnya beragam jenis ikan.

“Tanaman ini juga bisa dihilirarisasi bisa jadi kue mangrove, bisa jadi keripik, jadi sirup, kemudian pewarna batik dari mangrove. Bahkan, saya kerja sama dengan yayasan gajah sumatera, itu batik mangrove bisa direview oleh produsen Herme dan diekspor ke Perancis,” ungkap Jumadi.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan jika Festival Mangrove ini harus terus digalakkan karena sangat bermanfaat bagi anak cucu di masa mendatang. Karena tanaman mangrove merupakan tanaman yang sangat kuat untuk menahan longsor. Akar tunjangnya tiga kali lebih kuat dari pohonnya.

“Jadi sebisa mungkin kegiatan ini bisa mengedukasi masyarakat, jadi tanaman mangrove ini mau ditanam saja atau memang ada hal yang bisa dipetik atau bermanfaat. Kami juga punya produk sirup mangrove, itu diambil dari buahnya dan diproduksi dan jadilah sirup mangrove. Lebih giat lagi untuk mengadakan pengelolaan dan pengolahan makanan-makanan yang sekiranya bisa bermanfaat anak cucu yang akan datang,” ujar Armuji. (adv)

Writer: Yona Arianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKota Surabaya hari iniPenanaman bibit mangrovePenanaman pohon mangrovePohon Mangrove
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

Jember

Oplah Jangkau 12 Ribu Hektare, Jember Genjot Produksi Pangan Lewat Modernisasi Pertanian

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi...

ASN

Pemkab Jember Libatkan 22 Ribu ASN untuk Perkuat Branding Daerah di Ruang Digital

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 5:00 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mulai mengoptimalkan kekuatan komunikasi digital untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih...

Next Post
pasuruan tugu jatim

Pulang Pelatihan Kerja, Pria di Pasuruan Syok Lihat Istrinya yang Hamil 7 Bulan Bersimbah Darah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID