TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Jalan RE Martadinta, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Rabu dini hari (06/05/2026). Sebuah mobil Kijang Innova oleng sebelum menabrak becak yang terparkir di bahu jalan. Akibat kejadian ini, sopir mobil meninggal dunia, sementara tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Mobil Kijang Innova oleng bernomor polisi L 1755 GN yang dikemudikan Aron Lamhot Michael P (25), warga Surabaya, melaju dari arah barat ke timur.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono menjelaskan, kendaraan tiba-tiba oleng ke arah kanan. Hingga kini, penyebab pasti kendaraan kehilangan kendali masih dalam proses penyelidikan.
“Mobil berjalan dari arah barat ke timur, kemudian oleng ke kanan dan menabrak becak yang terparkir di bahu jalan,” ujarnya.
Benturan keras tak terhindarkan. Akibatnya, pengemudi mengalami luka serius. Korban sempat dilarikan ke RSUD dr R Koesma Tuban, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
Sementara itu, tiga penumpang yang berada di dalam kendaraan turut mengalami luka-luka. Mereka masing-masing adalah Daffa Rizki Alfianto (25), warga Bekasi; Jenifer Varluhutan Harianja (22), warga Surabaya; serta Muhammad Yoga Dwi Satrya (23), warga Tuban. Ketiganya langsung mendapatkan perawatan medis di rumah sakit setempat.
Baca Juga : Rombongan Takziah Kecelakaan di Kenduruan Tuban, 1 Korban Tewas
Polisi mengategorikan kecelakaan ini sebagai jenis “loss of control” atau kehilangan kendali kendaraan. Dugaan sementara, faktor penyebab berasal dari kurangnya konsentrasi pengemudi saat berkendara.
“Faktor manusia masih menjadi dugaan utama, yakni pengemudi kurang fokus saat mengemudi,” jelas Eko.
Petugas Satlantas Polres Tuban yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti. Arus lalu lintas sempat tersendat, namun segera kembali normal setelah penanganan dilakukan.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, terutama saat berkendara di malam hingga dini hari. Kondisi fisik dan konsentrasi pengemudi dinilai sangat berpengaruh terhadap keselamatan di jalan raya.
“Pastikan kondisi tubuh prima dan tetap fokus saat berkendara agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: Mochamad Abdurrochim








