JEMBER, Tugujatim.id – Kisah inspiratif Zulfa Arti, seorang guru bahasa Mandarin di salah satu sekolah menengah kejuruan di Jember, ternyata merupakan mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan.
Usai viral di media sosial konten cover lagu berbahasa Mandarin bersama para siswanya, mengantarkan Zulfa Arti diundang ke acara podcast terkenal memiliki artis kondang ibu kota, Deddy Corbuzier.
Awal menjadi TKI di Taiwan, Zulfa Arti mengaku dalam podcast tersebut, hanya bisa berbahasa Mandarin secara lisan. Sehingga, pada saat dihadapkan tulisan Mandarin yang terpampang di sudut kota, dia tidak bisa membacanya.
Dari kesulitan yang dia hadapi, Zulfa Arti mendapatkan tawaran dari atasannya untuk belajar bahasa Mandarin, khususnya dalam belajar membaca dan menulis.
Baca Juga: Auto Bikin Pangling! 5 Warna Rambut yang Bagus untuk Wanita Terlihat Kulitnya Makin Cerah
“Jadi untuk belajar tulisnya itu harus setiap hari belajar gitu,” ujar Zulfa dikutip Tugujatim.id dari Podcast Deddy Corbuzier pada Jumat (14/06/2024).
Perempuan yang bekerja sebagai asisten di klinik spesialis bedah tulang itu telah bekerja sejak 1999 hingga 2005. Pada 2008, Zulfa Arti kembali ke Taiwan hingga 2011 dirinya memutuskan untuk kembali ke Indonesia.
Sebelum pulang ke Indonesia, Zulfa Arti sempat diberikan pertanyaan oleh atasannya terkait pekerjaan yang akan ditekuni nantinya. Dia sempat ingin mengembangkan salon rambut yang telah dia geluti sebelumnya.
Tetapi, atasan di tempat kerjanya itu menyampaikan agar Zulfa Arti menjadi seorang guru di sekolah yang pernah dia duduki dulu. Dengan inisiatif atasannya itu, segala urusan dokumen yang digunakan untuk syarat sebagai guru, seperti fotokopi paspor hingga menulis surat, dibantu oleh atasannya, sebelum Zulfa Arti kembali ke Indonesia.
Zulfa Arti mengaku, sesampainya dia di Indonesia langsung mendapatkan kerja.
“Akhirnya waktu pulang, saya langsung dapat panggilan kerja,” jelas Zulfa Arti.
Selama di Taiwan, dia juga sempat mengumpulkan literatur yang dapat di bawahnya sebagai bahan pelajaran. Tidak hanya itu, kisah perjalanan seorang Zulfa Arti hingga menjadi guru bahasa Mandarin, juga berlanjut hingga dirinya mampu menyelesaikan program strata satu (S1) instansi pendidikan di bawah naungan yayasan tempat dia mengajar bahasa Mandarin.
Setidaknya, Zulfa Arti telah menyelesaikan S-1 di Program Studi Administrasi Bisnis yang membuat dirinya tidak hanya sekadar mengajar bahasa Mandarin, tetapi beberapa mata pelajaran dia ajarkan. Seperti, ekonomi bisnis, komunikasi bisnis, IPAS, dan perencanaan bisnis. Khusus bahasa Mandarin, dia mengajar di tiga tempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati