• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Klenteng Kwan Sing Bio Tuban

Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, tengah memasang lampu lampion sambut tahun baru imlek ke 2676 M. Foto Rochim

Suasana Klenteng Kwan Sing Bio Terbesar Se-Asia Tenggara Sambut Tahun Baru Imlek 2676

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Klenteng Kwan Sing Bio Tuban yang dikenal sebagai klenteng terbesar di Asia Tenggara, tengah persiapan menyambut Tahun Baru Imlek 2676. Rangkaian aksesoris dan dekorasi khas merah dan emas dipasang di sudut klenteng hingga terlihat lebih semarak.

Liana, salah satu Staf Klenteng Kwan Sing Bio menjelaskan, persiapan menyambut Imlek hampir rampung. Seperti tahun-tahun sebelumnya, rutin membersihkan altar terutama bagian atapnya yang sering kotor.

You might also like

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

19/06/2026 10:15 AM
Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM

“Setelah itu, kita memasang lampion dan display shio sesuai tahun yang akan datang,” ujarnya pada Senin (20/1/2025).

BACA JUGA: Muhammad Fahrizal, Pemuda Indonesia Dibalik Kesuksesan Konferensi AYIMUN

Tahun ini adalah Shio Ular Kayu yang melambangkan kebijaksanaan, kecerdikan, serta kemampuan beradaptasi. Elemen kayu yang menyertainya dianggap simbol pertumbuhan, pembaruan, dan kreativitas.

“Maknanya, kita berharap ada keseimbangan dan kesejahteraan dalam kehidupan,” tambah Liana.

 

Klenteng Tuban
Patung dispaly Shio Ular Kayu yang terpasang di pintu depan Klenteng. foto Rochim

Sebanyak 500 lampion direncanakan dipasang untuk memeriahkan perayaan ini, dengan 175 di antaranya telah terjual. Lampion-lampion tersebut didatangkan langsung dari Tiongkok, menjaga keaslian tradisi Imlek yang kaya akan simbolisme.

“Pemasangan dilakukan oleh tim lokal dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada juga yang datang dari luar negeri,” kata Liana.

Selain pemasangan lampion, Klenteng Kwan Sing Bio juga akan menggelar sejumlah rangkaian acara, termasuk sembahyang bersama pada malam menjelang Imlek yang jatuh pada 28 Januari.

“Kami akan mengadakan sembahyang bersama dua malam berturut-turut. Pada hari Imlek sendiri, rencananya ada pertunjukan barongsai yang selalu dinanti,” ungkapnya.

klenteng tuban 2
Klenteng Kwan Sing Bio Tuban, tengah memasang lampu lampion sambut tahun baru imlek ke 2676 M. Foto Rochim

Tidak hanya itu, klenteng ini juga berencana mengadakan bakti sosial, meski jadwal pastinya masih dalam perencanaan.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, klenteng bisa semakin maju, dikenal masyarakat luas, dan semakin mempererat kerukunan antarumat beragama,” tuturnya.

BACA JUGA: Kawah Gunung Kelud, Keindahan dan Petualangan di Wisata Alam Kediri

Sebagai klenteng ikonik di Tuban, Kwan Sing Bio selalu menjadi pusat perhatian saat Imlek tiba. Dekorasi dan rangkaian acara yang disiapkan tidak hanya menjadi daya tarik bagi umat Tionghoa, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin merasakan kemeriahan dan kehangatan perayaan Imlek.

“Semoga umat yang beribadah makin banyak dan kami semua makin rukun,” tutup Liana penuh harap.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten TubanKlenteng TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Next Post
Taman Kelinci Padusan.

Wisata Edukasi Taman Kelinci Padusan Pacet, Pilihan Seru untuk Keluarga di Mojokerto saat Libur Imlek Tiba

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID