MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jemaah haji Kabupaten Mojokerto yang masuk dalam kelompok terbang (kloter) akhir berangkat Jumat (30/05/2025). Jemaah haji Mojokerto yang tergabung dalam kloter 97 ini berjumlah 7 orang dan masuk penerbangan terakhir untuk Embarkasi Surabaya.
Tujuh jemaah haji Mojokerto yang masuk kuota cadangan tersebut resmi berangkat pasca memenuhi segala syarat dan perlengkapan pemberangkatan haji. Dengan demikian, total jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto berjumlah 1.039 orang untuk tahun ini. Jemaah tersebut tersebar pada 10 kloter yang telah berangkat sejak 3 Mei 2025 lalu.
Baca Juga: Jelang Armuzna, Aktivitas Jemaah Haji Mojokerto saat Tunggu Puncak Haji 2025
“Alhamdulillah sudah berangkat tujuh jemaah, untuk penerbangan terakhir. Kloter sapu jagat. Dengan ini jemaah haji Kabupaten Mojokerto mencapai 1.000 orang lebih,” ujar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Mojokerto Nur Rokhmad, Sabtu (31/05/2025).
Walau penerbangan jemaah haji terpencar beberapa kloter, Kemenag Kabupaten Mojokerto memastikan seluruh jemaah dapat termonitor dengan baik. Meski kebijakan syarikah sempat dikeluhkan karena berdampak adanya pemisahan jemaah, kini kebijakan tersebut tidak lagi menjadi masalah.
Petugas Haji Beri Perhatian Khusus pada Jemaah Lansia
Petugas haji diklaim saling memperkuat komunikasi untuk memantau kondisi jemaah. Terutama jemaah lanjut usia yang butuh pengawasan intensif supaya kondisi kesehatan mereka terjaga selama beribadah.
“Alhamdulillah hingga hari ini terpantau kondusif, sudah baik. Kalau ada yang butuh perhatian khusus memang karena kondisi, seperti jemaah lanjut usia. Harus didampingi tim medis untuk memantau kesehatan mereka,” sambung Nur Rokhmad.
Sementara itu, prosesi wukuf yang berlanjut dengan mabit dan ritual Arofah, Muzdalifah dan Mina alias Armuzna bakal dimulai kurang dari sepekan. Tentunya butuh persiapan fisik serta mental menjelang puncak haji tersebut.
“Kami terus koordinasi menjelang puncak haji nanti, untuk memastikan seluruh jemaah bisa menunaikan Armuzna tanpa kendala,” harap Nur Rokhmad.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








