Kominfo Jadi Enabler Masyarakat Industri 4.0, Menteri Johnny: Perkuat Komitmen dan Kolaborasi - Tugujatim.id

Kominfo Jadi Enabler Masyarakat Industri 4.0, Menteri Johnny: Perkuat Komitmen dan Kolaborasi

  • Bagikan
Menteri Johnny. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate dalam Digital Leaders Meeting di Hyatt Regency Yogyakarta, Jumat (28/01/2022). (Foto: Dokumen)

YOGYAKARTA, Tugujatim.id – Inovasi terus dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dengan menjadi enabler bagi masyarakat Indonesia memasuki era industri 4.0. Menurut Menteri Johnny G. Plate untuk menjalankan tugas itu diperlukan komitmen yang kuat serta kolaborasi dengan kementerian, lembaga, dan ekosistem.

“Bangsa kita bahkan di seluruh dunia akan terus membicarakan digitalisasi. Untuk Indonesia, tugas utama dan landasan dasarnya dipercayakan kepada kita karena Kominfo adalah enabler untuk masyarakat Indonesia masuk ke industri 4.0,” ujarnya dalam Digital Leaders Meeting di Hyatt Regency Yogyakarta, Jumat (28/01/2022).

Menteri Johnny menekankan tugas Kominfo menyediakan ekosistem digital dari hulu ke hilir, mencakup pembangunan infrastruktur telekomunikasi hingga memastikan kualitas talenta digital nasional.

Mengawali pelaksanaan program untuk Tahun Anggaran 2022, Kominfo mendapatkan tugas dari Presiden Joko Widodo untuk membangun infrastruktur telekomunikasi hingga penyiapan regulasi atau payung hukum yang memadai.

“Kami diberikan tanggung jawab untuk memastikan ketersediaan infrastruktur ICT yang merata di seluruh wilayah tanah air dan juga memastikan hilirisasi infrastruktur ICT harus sudah dimanfaatkan dan digunakan secara optimal dan maksimal,” tegasnya.

Menteri Johnny. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Para peserta Digital Leaders Meeting di Hyatt Regency Yogyakarta, Jumat (28/01/2022). (Foto: Dokumen)

Menurut Menteri Johnny, pembangunan infrastruktur dan hilirisasi pemanfaatannya oleh masyarakat juga harus diimbangi dengan ketersediaan talenta digital nasional.

“Kami tentu tidak bekerja sendiri, ada banyak kementerian, lembaga, dan ekosistem yang bekerja bersama-sama terkait talenta digital. Tapi, menjadi tugas kami untuk memberikan stimulus agar ketersediaan, baik jumlah dan kualitas sumber daya manusia digital tercukupi,” paparnya.

Selain itu, Kominfo mendapatkan tugas dan tanggung jawab dalam memastikan tata kelola sumber daya spektrum frekuensi yang optimal dan efiesien. Hal itu merupakan proyeksi kebutuhan digitalisasi yang begitu besar.

“Kami mengadopsi teknologi-teknologi baru, tapi tata kelola sumber daya spektrum frekuensi dipercayakan pada Kominfo. Tidak saja sebagai penerimaan negara, tapi untuk menjadi landasan dasar pembangunan telekomunikasi nasional dan dampak berganda serta multiplier effect dari kepercayaan itu,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny, tugas penting Kominfo memastikan ketersediaan payung hukum yang memadai. Karena itu, dia menyatakan arti penting kerja sama dengan berbagai lembaga negara dan mitra kerja atau ekosistem.

“Tujuannya mengantar Indonesia memasuki era digital melalui partisipasi masyarakat yang optimal. Termasuk memastikan mitigasi atas dampak dari digitalisasi sehingga ruang digital nasional kami bermanfaat dan berguna. Bapak Presiden memercayakan tugas dan tanggung jawab ini kepada Kominfo dan kita mempertanggungjawabkannya kepada Bapak Jokowi dan kepada masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Apresiasi Lembaga

Dalam pelaksanaan tugas Kominfo, Menteri Johnny mengingatkan untuk tetap melaksanakan good governance. Menurut dia, hal itu penting sebagai bekal melakukan kolaborasi dan koordinasi antarkementerian dan lembaga terkait.

“Dalam dua tahun terakhir, Kominfo mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Beberapa waktu yang lalu saya menghadiri pertemuan dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kepada kita diberikan penilaian akan laporan keuangan Kominfo, termasuk yang diapresiasi bahwa laporan keuangan kita berada di tingkat 97%,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan laporan BPK hanya ada tiga kementerian yang mencapai tingkat penilaian 97%, salah satunya Kominfo.

“Pengamatan, monitoring, dan evaluasi atas kinerja dan tata kelola keuangan negara di Kominfo juga menjadi alasan dan landasan rekomendasi untuk dipercayakan alokasi belanja negara yang lebih besar,” ungkapnya.

Dalam dua tahun terakhir, Kominfo termasuk satu dari sembilan kementerian dan lembaga yang dipercaya menerima DIPA secara langsung di istana negara sebagai salah satu pengguna anggaran terbesar.

“Sejalan dengan besarnya anggaran, tentu disertai dengan tantangan dan tanggung jawab. Semua ini akan kami implementasikan dalam bentuk koordinasi, daya tahan, dan daya dukung yang kuat, kerja sama dan kolaborasi yang memadai,” ujar Menteri Johnny.

Menteri Johnny. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Menteri Johnny G. Plate foto bersama peserta dalam Digital Leaders Meeting di Hyatt Regency Yogyakarta, Jumat (28/01/2022). (Foto: Dokumen)

Dia melanjutkan dukungan anggaran untuk pembangunan sektor komunikasi dan informatika sejalan dengan kebutuhan digitalisasi agar masyarakat Indonesia memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik.

“Kemampuan untuk meletakkan, penyesuaian, dan penentuan arah baru yang tepat. Hal ini sejalan dengan arahan Bapak Jokowi bahwa semakin cepat belanja APBN, semakin efektifnya stimulus APBN bagi perekonomian nasional. Kominfo merupakan satu dari 9 kementerian lembaga penyumbang stimulus terbesar bagi perekonomian nasional,” paparnya.

Pengukuhan PTM Kominfo

Dalam acara itu, dia menyaksikan Penandatanganan Kinerja dan Sasaran Kinerja Pegawai Eselon I serta mengukuhkan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.

Menteri Johnny mengukuhkan Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Ismail; Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan; dan Staf Ahli Menteri Bidang Hukum Henri Subiakto.

“Momentum ini merupakan komitmen bahwa keluarga besar dan lingkungan kerjaKominfo akan dan terus bekerja sebaik-baiknya, melaksanakan tugas governance dengan baik, dan dengan tanggung jawab yang tinggi, serta tentunya dengan output yang maksimal,” tandasnya.

Kepada seluruh sivitas, dia berharap penandatanganan kinerja akan menjadi penanda komitmen mewujudkan ekosistem digital yang inklusif. Untuk mewujudkan semua itu, Menteri Johnny mendorong kerja kolaborasi yang lebih masif.

“Melalui kegiatan hari ini, saya harapkan penandatanganan kinerja bukan simbolis semata. Tetapi merupakan manifestasi dari komitmen kuat Kominfo yang diperjanjikan untuk bangsa, negara, dan masyarakat,” ungkapnya.

Digital Leaders Meeting dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba; Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Usman Kansong; Kepala Balitbang SDM Hary Budiarto; Inspektur Jenderal Dody Setiadji, serta staf khusus, dan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kominfo. (adv)

  • Bagikan