• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ketua tim Kuasa Hukum JEP, Hotma Sitompul mempertanyakan kenapa korban baru melaporkan kasus kekerasan seksual setelah 12 tahun berlalu.

Ketua tim Kuasa Hukum JEP, Hotma Sitompul mempertanyakan kenapa korban baru melaporkan kasus kekerasan seksual setelah 12 tahun berlalu. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang)

Komnas PA Semprot Hotma Sitompul Pengacara Baru Bos SMA SPI Soal Korban Baru Lapor setelah 12 Tahun

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Hotma Sitompul, pengacara baru JEP, terdakwah kasus kekerasan yang juga bos SMA SPI Kota Batu, melontarkan ungkapan keraguan. Keraguan itu, karena terduga korban baru melaporkan kasus ini setelah 12 tahun. Pernyataan pengacara kondang ini sontak dibalas oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait.

Sikap ragu Hotma Sitompul yang baru direkrut menjadi Ketua tim Kuasa Hukum JEP itu dilontarkan di hadapan para wartawan pasca persidangan ke-20 kasus kekerasan seksual yang menjerat pria yang juga motivator tersebut.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Sidang kali ini sebetulnya pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Malang. Namun ditunda lantaran tim JPU belum yakin dengan berkas tuntutan yang dibawa ke hadapan majelis hakim.

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengungkapkan kekecewaannya atas penundaan sidang tuntutan kasus kekerasan seksual Bos SMA SPI Kota Batu.
Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengungkapkan kekecewaannya atas penundaan sidang tuntutan kasus kekerasan seksual oleh Bos SMA SPI Kota Batu. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang)

Hotma Sitompul mempertanyakan kenapa terduga korban baru melaporkan kasus ini setelah 12 tahun berlalu. Sementara terduga korban saat ini telah menginjak usia 27 tahun.

“Ini yang jadi pertanyaan apakah ini sidang perlindungan anak, karena pelapor (sekarang) berusia 27 tahun. Melaporkan hal yang 12 tahun yang lalu. Ayo pakai nalar, ngapain aja 12 tahun baru melapor, kemana aja selama 12 tahun itu,” ungkapnya.

Mendengar pertanyaan itu, Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait murka. Kemudian dia membeberkan dengan tegas bahwa korban telah dilecehkan terdakwa sebanyak 15 kali sejak korban masih sebagai pelajar di Kota Batu.

“Setiap orang melakukan kejahatan seksual, sekalipun pada orang dewasa, itu adalah tindak pidana. Jadi harus ingat itu, saya marah pada ini. Karena ini suatu kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh JEP sejak 2008 yang saat itu masih usia anak,” tegasnya.

Arist kemudian menyatakan bahwa dirinya tak akan pernah gentar apalagi mundur untuk menegakkan keadilan atas kasus ini demi anak anak Indonesia. Bahkan dia mengaku baru akan benar berhenti jika alam semesta telah runtuh.

“Saya mau katakan 15 kali (kekerasan seksual) lo, lalu ditanya kenapa 12 tahun baru melapor. Siapa yang bilang itu. Refleksikan apa yang anda lakukan. Bela bela aja, jangan rendahkan martabat anak dan perempuan. Saya tak akan mundur apapun alasannya, kecuali dunia ini runtuh,” tandasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Hotma SitompulJEPkekerasan seksualKomnas PAPelecehan Seksual di SekolahSMA SPI Kota Batu
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Adilson Maringa, Kiper Arema FC Jadi Pemain Terbaik Piala Presiden 2022

Arema FC Pesta Besar Usai Piala Presiden 2022, Siapkan Sejumlah Bintang Tamu Misterius

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID