• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Komunitas lingkungan Envigreen Society menemukan banyak sampah plastik beragam merek di Waduk Karangkates, Kabupaten Malang. (Foto: Envigreen Society/Tugu Jatim)

Komunitas lingkungan Envigreen Society menemukan banyak sampah plastik beragam merek di Waduk Karangkates, Kabupaten Malang. (Foto: Envigreen Society/Tugu Jatim)

Komunitas Lingkungan Envigreen Society Temukan Banyak Sampah Plastik Merek Ternama di Waduk Karangkates

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Environmental Green Society, komunitas pegiat aktivis lingkungan, ini  mencatat ada banyak sebaran sampah dalam kegiatan brand audit sampah plastik di Waduk Karangkates, Desa Senggreng, Kecamatan Kocopokan, Kabupaten Malang, Senin (15/03/2021).

Tujuan dari brand audit itu sendiri adalah mengidentifikasi untuk mengetahui merek packaging (bungkus), di mana bungkus plastik merupakan sampah yang tak dapat diurai. Dengan dilakukan brand audit ini bisa diketahui merek-merek sampah plastik apa yang mendominasi dalam pencemaran lingkungan.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Salah satu cara untuk mengetahui merek atau brand-brand packaging yang tercecer di lingkungan. Ini karena banyak sampah plastik tidak terurus yang seharusnya menjadi tanggung jawab produsen juga,” jelas Koordinator Zerowaste Envigreen Society Rafika Aprilianti.

Band audit oleh Envigreen Society di Waduk Karangkates, Kecamatan Kocopokan, Kabupaten Malang, Senin (15/03/2021). (Foto: Envigreen Society/Tugu Jatim)
Band audit oleh Envigreen Society di Waduk Karangkates, Kecamatan Kocopokan, Kabupaten Malang, Senin (15/03/2021). (Foto: Envigreen Society/Tugu Jatim)

Rafika menjelaskan, sampah plastik yang tidak terurus di perairan berpotensi terdegradasi menjadi mikroplastik. Plastik yang berakhir di lingkungan tidak benar-benar terurai, tapi terfragmentasi menjadi partikel yang lebih kecil yang kemudian disebut mikroplastik atau nanoplastik.

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa polusi plastik adalah sebuah ancaman besar bagi suatu ekosistem yang mempengaruhi kehidupan organisme di dalamnya.

Karena itu, perlu sinergitas antara pemangku kebijakan, pelaku industri, dan masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan dari pencemaran sampah, khususnya sampah plastik.

“Tentu ini sangat berbahaya. Perlu ada kesadaran dari seluruh masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dengan diperkuat dengan regulasi atau kebijakan pelarangan penggunaan plastik sekali pakai,” jelasnya.

Lebih lanjut, hasil dari brand audit ini yang paling banyak ditemukan adalah merek packaging dari Indofood, Unilever, dan plastik sachet beragam merek.

“Sampah paling banyak ditemukan adalah sampah tas kresek tanpa merek. Dari hasil ini, memang sudah waktunya ada kebijakan pelarangan plastik sekali pakai,” tambah Koordinator Lapangan Kegiatan Brand Audit Waduk Karangkates Iqbal Fatkhul Akbar.

Tentunya, kondisi ini cukup memprihatinkan mengingat lokasi brand audit dilakukan di sumber hulunya, di Waduk Karangkates yang membendung aliran Sungai Brantas.

“Sebagaimana penelitian yang telah kami lakukan sebelum-sebelumnya, berangkat dari temuan kami terkait timbunan sampah di sejumlah titik lokasi di sepanjang Sungai Brantas Malang,” ujarnya. (azm/ln)

Tags: Berita sampah plastikEnvigreen SocietyKabupaten MalangKasus pencemaran lingkunganKomunitas pegiat lingkungansampah plastikSungai BrantasWaduk Karangkates
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Ustad Yusuf Mansur saat menghadiri pemakaman Habib Musthofa bin Jafar Assegaf yang meninggal pada Minggu (14/03/2021). (Foto: IG @yusufmansurnew/Tugu Jatim)

Habib Musthofa Meninggal Dunia, Berikut Daftar Ulama yang Wafat Awal Tahun 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID