MOJOKERTO, Tugujatim.id – Nasib buruh PT Pakerin Mojokerto (PT Pabrik Kertas Indonesia) merana menyusul konflik internal di tubuh manajemen yang tidak kunjung usai. Konflik internal perusahaan ditengarai menjadi penyebab utama gaji karyawan bulan Mei 2025 masih belum terbayar, dan kesekian kalinya karyawan meminta kepastian dengan menggelar aksi di depan kantor.
“Belum jelas kapan kami mendapat kepastian gaji ditransfer, ini kan sudah akhir bulan. Maka dari itu kami menggelar aksi ini menuntut pihak manajemen segera membayar hak-hak karyawan,” ungkap salah satu buruh aksi yakni WY, Rabu (28/05/2025).
Senada dengan WY, buruh lainnya yakni TB mengaku mengalami nasib serupa. Bahkan, Tunjangan Hari Raya alias THR tahun ini tidak ia terima secara utuh. “Padahal THR itu hak karyawan. Konflik manajemen ini malah membuat karyawan terkenda dampaknya,” kata TB.
Demi menyambung hidup, mau tak mau TB harus memutar otak guna menambah pemasukan. Walhasil, kerja sampingan menjadi ojek online (ojol) harus dilakoni agar mendapatkan pemasukan tambahan.
BACA JUGA: Khofifah Cek Mas Bro, Hewan Kurban Presiden Prabowo Subianto di Mojokerto
“Mau ga mau mas, ya kami harus realistis, gimana caranya dapur tetap ngebul saat kondisi perusahaan belum memenuhi hak kami, pokok gimana caranya aja, apalagi bulan kemarin (April 2025) itu banyak yang dirumahkan karena kondisi keuangan perusahaan,” sambungnya.
TB melanjutkan bahwa banyak beberapa karyawan Pakerin berencana melakukan hal serupa, yakni menjadi ojol. “Bisa jadi salah satu pilihan, daripada nanti dirumahkan itu tidak bisa melakukan apa-apa, jadi ojol juga waktunya fleksibel,” bebernya.
Baik WY maupun TB menengarai bahwa gaji karyawan maupun THR tahun ini tersendat akibat konflik internal perusahaan. Terjadi saling klaim antara satu ahli waris dengan ahli waris lainnya.
“Kalau begini terus, karyawan yang jadi korban. Kami juga dua kali audiensi dengan anggota legislatif setempat, namun hasilnya juga belum terlalu terlihat. Ini buktinya gaji karyawan saja belum jelas,” tandas TB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








