Tugujatim.id – Manusia. Adalah aspek yang selalu diperhatikan oleh Chatour Travel. Ya, sebagai agen perjalanan Umroh dan Haji Plus, Chatour Travel selalu berhubungan dengan manusia. Karenanya, semua harus manusiawi.
Mulai dari jemaah, agen, karyawan, dan mitra bisnis, semua adalah manusia yang perlu diperlakukan dengan manusiawi. Demikian selalu yang ditekankan oleh Owner dan Founder Chatour Travel H. Muhibbin Billah.
Untuk bisa memanusiakan manusia tersebut, dedikasi luar biasa tertuang dalam SOP (standard operating procedure) yang sangat ketat, mencakup jaminan kenyamanan, kesehatan, hingga perlindungan jemaah di masa-masa sulit.
Sebelumnya terbang, jemaah setibanya di Bandara Internasional Juanda Surabaya, jemaah disambut oleh tim handling yang sigap oleh petugas Chatour Travel yang sudah 17 tahun berkiprah di industri ini.
Prinsipnya jelas: jemaah tidak boleh merasa lelah. Seluruh urusan koper dan logistik bagasi sepenuhnya ditangani oleh staf, sehingga jemaah bisa fokus mempersiapkan hati agar ibadah penuh dengan kesadaran tinggi.
Meskipun jemaah mengambil paket paling ekonomis, seperti Paket Umroh Sedekah “PUSAKA” dengan harga mulai Rp23 jutaan, Chatour tetap memuliakan mereka. Di Bandara Juanda, Chatour berkomitmen tidak memberikan nasi kotak. Sebaliknya, jemaah disediakan tempat istirahat yang nyaman dengan hidangan makan dan minum yang layak di restoran langganan demi menghargai martabat mereka sebagai tamu Allah.
Koordinasi Kuat dan Mitigasi Risiko Bagasi
Kekuatan operasional Chatour Travel terletak pada koordinasi solid antara tim di Bandara Juanda (keberangkatan) dan Bandara King Abdulaziz, Jeddah (kepulangan). Sinergi ini membuat petugas otoritas bandara di kedua negara sangat mengenali tim Chatour, sehingga proses birokrasi berjalan ramah dan efisien.
Chatour juga memiliki SOP mitigasi yang luar biasa jika terjadi kendala teknis seperti koper bagasi yang tidak keluar atau hilang di Jeddah.

Untuk memastikan ibadah jemaah tidak terganggu, Chatour akan memberikan ganti rugi dalam bentuk nominal uang yang cukup dan layak. Dana ini diberikan secara instan agar jamaah dapat membeli kebutuhan mendesak seperti alat mandi dan pakaian selama menunggu proses pengiriman koper baru atau kiriman barang pengganti dari keluarga di Indonesia.
Jaminan Kesehatan: Menjadi Keluarga Pengganti
Jika ada jemaah yang jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit Arab Saudi, Chatour hadir sebagai “keluarga pengganti”, terutama bagi mereka yang berangkat tanpa pendamping.
Pihak travel menanggung biaya operasional di luar asuransi, meliputi:
- Transportasi & Koordinasi: Biaya operasional tim yang rutin berkonsultasi dengan dokter dan menjenguk jemaah.
- Biaya Obat-obatan: Menanggung pembelian obat-obatan di apotek luar jika tidak tersedia di fasilitas rumah sakit.
Ketulusan di Saat Duka: Pengurusan Jenazah dan Hadiah Ruhani
Ujian pelayanan sesungguhnya terjadi saat ada jemaah yang dipanggil oleh Sang Khalik. Chatour Travel menanggung seluruh biaya operasional pengurusan jenazah yang mencapai 1.000 hingga 1.500 Saudi Riyal (Rp4 juta–Rp6 juta), mulai dari ambulans, dokumen KJRI, hingga pemulasaraan. Biaya ini sepenuhnya diambil dari dana operasional kantor tanpa membebani keluarga.
Sesuai SOP perusahaan, setiap kematian jemaah direspons dengan penghormatan besar:
- Hadiah Ruhani: Mutawif yang bertugas wajib melaksanakan Badal Umroh bagi almarhum/almarhumah.
- Solidaritas Doa: Tour leader wajib memimpin pembacaan tahlil bersama seluruh jemaah di Tanah Suci.
- Penghormatan Terakhir: Memastikan jenazah disalatkan di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
Integritas dan Tali Asih
Integritas tetap menjadi prioritas; tim Chatour di lapangan dilarang keras mengambil “uang lelah” dalam pengurusan jenazah. Seluruh dana diserahkan langsung kepada tim perawat jenazah Haromain. Sebagai penutup misi kemanusiaan, Chatour juga memberikan Tali Asih kepada keluarga yang ditinggalkan di tanah air sebagai bentuk duka cita mendalam.
“Bagi kami, melayani tamu Allah adalah amanah yang dibawa hingga akhirat. Chatour hadir bukan hanya sebagai agen perjalanan, tapi sebagai pelayan yang siap mendampingi dalam kondisi apa pun—saat sehat, sakit, hingga ke liang lahat,” tegas Haikal, manajemen Chatour Travel.
Baca Juga: Di Tengah Maraknya Kasus Travel Umroh, Chatour Travel Catat 12 Prestasi dan Inovasi Sepanjang 2025
Karena ketatnya SOP inilah, maka tidak heran jika keluarga Gen Halilitar pernah mengapresiasi travel ini.
”Pokoknya Chatour Travel selalu termurah, ternyaman, terpercaya,” kata Langgoni Farouk, ibu dari Atta Halilintar.
Untuk diketahui, sepanjang 2025 lalu, lebih 14.000 jemaah sudah diantar Chatour Travel ke Makkah-Madinah. Sebanyak 75 persen jemaah repeat order yang mendakan kepuasan mayoritas jemaah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Irham Thoriq
Editor: Dwi Lindawati








