MALANG, Tugujatim.id – Prediksi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang ada kenaikan konsumsi beras selama Ramadhan 2026 hingga 25 persen. Kestabilan harga beras jadi perhatian meski stoknya melimpah.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispangtan Kota Malang Elfiatur Roikhak mengatakan, beberapa komoditas kebutuhan pokok termasuk prediksi kenaikan konsumsi beras selama Ramadhan.
“Dari beberapa tahun ke belakang, trennya selalu naik. Bahkan, di semua komoditas. Untuk konsumsi beras, prediksi naik 25 persen,” kata Elfiatur.
Baca Juga: Penuhi hingga 2027, Pasokan Beras di Jember Andalkan Serapan Gabah Petani
Dia memastikan pasokan beras di Gudang Bulog Malang masih melimpah, untuk suplai beberapa bulan ke depan. Stok beras kini masih tersedia sekitar 75 ton. Stoknya cukup untuk setahun ke depan.
Dia mengatakan, kebutuhan beras per tahun sebesar 60 ribu ton. Sedangkan rata-rata konsumsi beras per bulan yakni 5 ribu ton.
“Kami sudah memastikan stok beras di Bulog, cadangan beras masih ada. Perkiraan masih aman untuk 10 bulan ke depan,” ujarnya.
Stabilitas Harga Beras Jadi Perhatian
Dia mengatakan, stabilitas harga beras selama Ramadhan akan menjadi fokus perhatian. Salah satunya melalui pengawasan penerapan ketentuan harga beras sesuai aturan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran.
Berdasarkan SK Kepala Badan Pangan Nasional No 299/2025 tentang Penetapan HET Beras, di wilayah Jawa, Lampung, dan Sumatra Selatan tetapkan HET beras Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilo untuk beras premium.
Baca Juga: Stok Beras Jember Capai 82 Ribu Ton, Penuhi Kebutuhan Hingga Tahun Depan
“Kami akan terus memastikan tidak hanya stok, tetapi juga harga beras bisa semua mematuhi HET,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan memasifkan gerakan pangan murah atau pasar murah agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau selama Ramadhan.
“Gerakan pangan murah sebenarnya rutin dilakukan. Namun saat Ramadhan, akan intensif dilakukan supaya masyarakat juga lebih mudah menjangkau beras,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








