JEMBER, Tugujatim.id – Andalkan serapan gabah petani, Bulog Jember stok sebanyak 82 ribu ton beras tanpa impor. Angka pasokan beras di Jember tersebut dinilai dapat memenuhi kebutuhan daerah hingga 2027.
Kepala Bulog Jember Muhammad Ade Saputra menjelaskan, keseluruhan persediaan tersebut bersumber dari pembelian hasil panen petani setempat.
“Kalau untuk beras impor kami tidak ada lagi. Sudah menggunakan beras DN (dalam negeri) atau beras hasil serapan petani 2025,” ujar Ade pada Senin (19/01/2026).
Baca Juga: Stok Beras Jember Capai 82 Ribu Ton, Penuhi Kebutuhan Hingga Tahun Depan
Tidak satu pun produk dari luar negeri tercampur dalam inventaris Bulog Jember. Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen mendukung para petani domestik serta strategi menjamin ketahanan pangan regional.
Berbekal persediaan yang memadai, Bulog Jember menjamin pemenuhan kebutuhan beras warga tetap lancar, termasuk ketika memasuki masa perayaan keagamaan yang umumnya ditandai dengan peningkatan permintaan konsumsi.
Di samping memastikan ketersediaan, pihaknya juga merancang strategi preventif guna mencegah kemungkinan kenaikan tajam harga beras menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kalau dari prediksi, biasanya kondisi harga di pasaran mendekati Ramadhan pasti ada kenaikan. Cuma masih bisa terukur sama kita,” jelasnya.
Baca Juga: Diprediksi Harga Beras Naik Jelang Ramadan, Begini Kata Bulog Jember
Salah satu caranya melalui kerja sama dengan Pemkab Jember dalam menyelenggarakan operasi pasar serta program Gerakan Pangan Murah. Berkenaan dengan implementasi operasi pasar dan program tersebut, Bulog masih menanti agenda resmi dari pemerintah kabupaten.
Penetapan frekuensi pelaksanaan serta lokasi distribusi akan diselaraskan dengan kondisi riil di masyarakat.
Bulog mengharapkan melalui kolaborasi solid dengan pemangku kepentingan daerah, kestabilan distribusi dan nilai jual pasokan beras di Jember bisa terus terpelihara sehingga warga mampu mengakses kebutuhan primer dengan harga yang masuk akal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








