• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kejadian bencana di Kota Batu yang terjadi di sepanjang 2025. Foto: BPBD Kota Batu

Ilustrasi kejadian bencana di Kota Batu yang terjadi di sepanjang 2025. Foto: BPBD Kota Batu

Kota Batu Hadapi 192 Bencana Sepanjang 2025

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KOTA BATU, Tugujatim.id – Kota Batu hadapi 192 Bencana sepanjang 2025. Bencana tanah longsor paling sering terjadi yakni sebanyak 121 kejadian.

Data Pusdalops BPBD Kota Batu mencatat dari 192 kejadian, tanah longsor mendominasi sebanyak 121 kejadian. Di urutan kedua bencana cuaca ekstrem sebanyak 39 kejadian, banjir 21 kejadian, kebakaran 10 kejadian dan karhutla 1 kejadian.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Akibat dari seluruh kejadian tersebut mengakibatkan 224 korban jiwa terdampak dan 26 orang meninggal dunia. Selain itu juga terdapat 69 rumah terdampak. Sementara kejadian bencana paling sering terjadi di Kecamatan Bumiaji sebanyak 92 kejadian, Kecamatan Junrejo 30 kejadian dan Batu 70 kejadian.

Plt Kalaksa BPBD Kota Batu Suwoko menerangkan jika Kecamatan Bumiaji menjadi wilayah paling rawan bencana. Secara geografis, wilayah Bumiaji berada di kawasan perbukitan dengan kontur tanah miring.

”Kondisi ini membuat wilayah di sana sangat rentan terhadap longsor, terutama ketika curah hujan tinggi maupun cuaca ekstrem,” ungkapnya, Jumat (12/11/2025).

Peningkatan angka kasus bencana ini kata Suwoko terjadi sejak awal November. Dipicu hujan ekstrem semakin membuat potensi tanah longsor melonjak. Bencana ini mengakibatkan sejumlah rumah warga, infrastruktur hingga akses jalan warga tertutup material tanah dan batu.

“Sepanjang tahun ini tercatat ada 20 rumah rusak ringan, 13 rusak sedang, 18 rusak berat dan 14 rumah terendam banjir,” bebernya.

Selain itu, 4 sekolah, 9 kios dan jaringan infrastruktur vital juga ikut terdampak. BPBD mencatat kerusakan meliputi 4 jaringan air bersih, 11 jaringan listrik dan lampu penerangan, 5 jaringan telekomunikasi, serta ruas jalan sepanjang 0,003 kilometer. Sementara di sektor pertanian, 1 hektare sawah dan 0,175 hektare lahan mengalami kerusakan.

Ke depan, sebagai mitigasi menekan risiko, BPBD menggiatkan mitigasi berbasis masyarakat. Mulai dari pemetaan daerah rawan bencana, pemasangan sistem peringatan dini hingga pelatihan kesiapsiagaan bagi warga dan relawan di desa-desa rawan longsor.

“Kami mengimbau warga tidak acuh terhadap tanda-tanda alam. Jika muncul retakan di tanah, pohon miring, atau air keruh mengalir deras dari lereng, segera lapor ke BPBD,” tegas Suwoko.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Nurochman menegaskan pemerintah terus memperkuat strategi mitigasi. Tahun ini, Pemkot melakukan revitalisasi saluran air menggunakan box culvert, pemetaan ulang zona rawan bencana dan susur sungai di 94 titik, termasuk di Sungai Sumberbrantas, Pusung Lading, Glagah Wangi dan Krecek.

Selain infrastruktur, Pemkot juga fokus membangun kesadaran warga lewat pelatihan relawan, simulasi tanggap darurat dan program sekolah aman bencana.

“Penanganan bencana harus bergeser dari pola reaktif menjadi preventif. Kesiapsiagaan dan kolaborasi adalah kunci,” ujarnya.

Penanganan terpadu itu menunjukkan hasil. Berkat sinergi antara Pemkot, Forkopimda, dunia usaha, ormas, dan masyarakat, indeks risiko bencana Kota Batu turun dari 81,0 di 2023 menjadi 75,21 di 2024.

Pemkot Batu mengingatkan agar kewaspadaan tetap dijaga, apalagi dalam situasi curah hujan yang masih tinggi hingga akhir tahun. “Kita tidak bisa menghentikan bencana, tapi kita bisa meminimalkan dampaknya,” pungkasnya.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Berita Kota BatuBPBD Kota BatuKota BatuPemkot Batu
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
revitalisasi Alun Alun Merdeka Kota Malang

Progres Revitalisasi Alun Alun Merdeka Kota Malang Baru 38 Persen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID