MALANG, Tugujatim.id – Ikon Patung Pahlawan Badjuri diduga rusak akibat tertimpa tiang telepon yang roboh usai truk over dimension over loading (ODOL) tersangkut kabel. Kejadian ini terjadi di simpang tiga Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa pagi (24/06/2025).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoiruddin mengatakan, robohnya Patung Pahlawan Badjuri terjadi pada pukul 04.30.
Baca Juga: Empat Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Pakisaji Malang, 3 Korban Luka hingga Patah Tulang
Dia menjelaskan awalnya truk gandengan Hino bernopol AG 8615 UH yang memuat tebu melaju dari arah selatan menuju ke utara. Ketika di simpang tiga Badjuri, dia mengatakan, truk berbelok ke arah timur atau menuju ke arah Desa Kendalpayak. Sayangnya, dia melanjutkan, muatan tebu yang terlalu tinggi tersangkut kabel telepon yang melintang.
“Truk memuat tebu terlalu tinggi atau overload,” ujar Samsul.

Menurut dia, kabel tertarik muatan truk hingga tiang telepon roboh menimpa Patung Pahlawan Badjuri. Bahkan, tiang papan reklame di dekat tiang telepon juga turut roboh.
“Tiang yang terhubung dengan kabel, tiang papan reklame, serta patung di simpang tiga roboh dan rusak,” kata Samsul.
Sopir truk warna hijau tersebut yaitu Ahmad Nur Zam Zami, 22, warga Desa Krandang, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Petugas mengeceknya dengan memiliki SIM B2 Umum.
Monumen Kenang Serka Badjuri
Untuk diketahui, Patung Pahlawan Badjuri adalah monumen yang didedikasikan pada Serka Badjuri yang memimpin pengusiran Belanda di wilayah Pakisaji saat Agresi Militer 1 dan 2 pada 1947-1948.
Serka Badjuri tewas saat melawan Belanda, tepatnya di Jalan Kauman, Pakisaji. Dia tewas akibat diberondong tembakan.
Karena itu, patung di simpang tiga Pakisaji ini dibangun pada 1954 dengan bentuk sosok Serka Badjuri yang berbadan tegap dan membawa senapan. Bagian kepalanya dililit kain berwarna merah putih dan di ujung senapannya terpasang bendera merah putih. Selain diabadikan jadi monumen, pahlawan ini juga dijadikan nama jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








