MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pedoman Teknis (Domnis) tentang Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Mojokerto. Dari Domnis tersebut, terdapat tambahan kuota calon peserta didik kurang mampu pada jenjang SD dan SMP Negeri dari jalur Afirmasi untuk tahun ajaran 2025/2026.
Seperti penuturan Kepala Dikbud Kota Mojokerto Ruby Hartoyo, adanya tambahan untuk jalur afirmasi pada SPMB tahun ini kian memperbesar peluang peserta didik dari kalangan kurang mampu. ”Pagu jalur afirmasi untuk jenjang SD dan SMP negeri akan lebih banyak daripada tahun sebelumnya,” terangnya, Minggu (20/04/2025).
Ruby menambahkan bahwa pada tahun lalu, kuota afirmasi jenjang SD mendapat jatah 15% dan rencananya tahun ini bakal bertambah menjadi 20%. Peningkatan juga terlihat untuk jenjang SMP yang tahun ini naik menjadi 25% alias naik 10% daripada tahun sebelumnya yang dijatah 15%. ”Peluangnya lebih besar, karena daya tampung menjadi bertambah,” ungkapnya.
BACA JUGA: Verifikasi Data Siswa Sekolah Rakyat di Mojokerto, Ini Kata Dinsos
Masih kata Ruby, jalur afirmasi disiapkan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, jalur ini juga disiapkan bagi mereka yang terdaftar dalam beragam program sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), atau terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Oleh sebab itu, calon siswa yang akan mendaftar SPMB melalui jalur tersebut harus mampu melampirkan dokumen pendukung. ”Sebab jalur afirmasi khusus bagi calon siswa yang tidak mampu secara ekonomi,” urai Ruby.
BACA JUGA: PAD Mojokerto Baru Tembus Rp195 Miliar di Triwulan Pertama 2025
Selain jalur afirmasi, sejumlah jalur pendaftaran reguler turut disiapkan untuk masa SPMB tahun ini. Seperti jalur domisili yang mendapat alokasi minimal 70 persen dan jalur mutasi sebesar 5 persen pada jenjang SD. Sedangkan, terdapat jalur serupa untuk calon murid jenjang SMP.
Jalur yang dimaksud meliputi jalur domisili paling sedikit dengan pagu sejumlah 40 persen, kemudian jalur prestasi dengan jatah 25 persen, lalu jalur mutasi dengan alokasi 5 persen. ”Saat ini masih sosialisasi, untuk SPMB akan rencana dibuka awal Juni,” tandas Ruby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








