Pasuruan, Tugujatim.id – Laga Sepak Bola Tarkam di Pasuruan ricuh hingga bakar stan pedagang.
Laga antar kampung (tarkam) di Desa Tosari, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, berakhir ricuh pada Rabu (1/10) malam. Kerusuhan terjadi setelah pertandingan antara Dewana FC Desa Ngadiwono dengan The Muse Desa Tosari.
Berdasarkan info yang diperoleh, turnamen yang menjadi bagian dari AKD Cup ini diselenggarakan sejak pukul 14.00 WIB di lapangan Dusun Ledoksari, Desa Tosari. Laga pertama mempertemukan The Muse melawan Dewana FC.
Sampai waktu pertandingan berakhir, kedua tim memiliki skor imbang 0-0. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti dan The Muse berhasil unggul 4-3.
Sayangnya kekalahan tersebut membuat sejumlah suporter terbakar emosi. Sekitar pukul 18.00 WIB, massa masuk ke lapangan dan melakukan perusakan. Fasilitas turnamen menjadi sasaran perusakan, di antaranya jaring pembatas penonton, jaring lapangan, gawang, hingga tiga tenda sponsor ikut dibakar.

Tidak cuma itu, sejumlah stan pedagang di sekitar TKP juga ikut jadi sasaran amuk massa. Bahkan dalam video amatir yang beredar, tampak jelas kobaran api membakar stan penjual makanan dan minuman.
Hanum, salah satu pedagang, mengaku hanya bisa menyelamatkan dirinya ketika kerusuhan terjadi.
“Dagangan kami diporak-porandakan, uang hasil dagangan juga belum sempat diselamatkan. Kami berlima menjaga satu stan, tapi nggak bisa berkutik,” ujar Hanum pada Kamis (2/10).
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan adanya kerusuhan paska pertandingan tarkam tersebut. Pihak kepolisian kini masih melaksanakan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi kerugian materiil akibat aksi kericuhan tersebut.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dan mendalami insiden kericuhan ini. Semua pihak diharap tetap tenang dan tidak terpancing,” ungkap Joko pada Kamis (2/10).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lokh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko







