• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Cegah korupsi.

Suasana Sosialisasi Pencegahan Korupsi sekaligus launching aplikasi Sepakat yang dilakukan KPK bersama jajaran Inspektorat dan OPD Pemkab Pasuruan pada Selasa (21/11/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

KPK Launching Aplikasi Wisthleblower Cegah Korupsi di Kabupaten Pasuruan, Warga Bisa Lapor Keluhan via Web

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pencegahan tindak pidana korupsi. Sistem pengawasan dan pencegahan korupsi ini akan berbasis aplikasi web.

Masyarakat pun bisa dengan mudah melaporkan keluhan ataupun saran terkait pengawasan laporan keuangan OPD Pemkab Pasuruan. Sistem aplikasi tersebut bernama Sepakat atau Sistem Pengaduan dan Konsultasi Inspektorat Berintegritas.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

01/06/2026 11:45 AM

Aplikasi “Sepakat” ini di-launching saat KPK melakukan Sosialisasi Pencegahan Korupsi bersama jajaran inspektorat dan OPD Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Hotel Acsen Premierre, Kota Pasuruan, Selasa (21/11/2023).

Ketua Satgas Koordinator Supervisi dan Pencegahan Korupsi Wilayah III KPK Irawati mengatakan, aplikasi berbasis web dari Inspektorat ini menjadi inovasi yang baik untuk pencegahan korupsi. Sebab, lewat aplikasi ini masyarakat bisa melaporkan langsung terkait dugaan adanya penyelewengan ataupun keluhan kinerja pemerintah daerah tanpa perlu hadir ke Inspektorat.

Untuk pelaporannya, masyarakat bisa mengakses website sepakat.pasuruankab.go.id.

“Aplikasi ini semacam whistleblower (untuk cegah korupsi), baik untuk masyarakat ataupun juga untuk pemerintah daerah,” ujar Irawati.

Menurut Irawati, indeks persepsi korupsi dari hasil Monitoring Center of Prevention (MCP), Pemkab Pasuruan sendiri sebenarnya bisa dikatakan cukup baik. Pada 2022, indeks MCP Kabupaten Pasuruan mencapai angka 60 dari rentang terendah 0 sampai 100 untuk tertingginya.

Meski begitu, Irawati tetap mendorong pemerintah daerah agar bekerja lebih keras dalam meningkatkan skor penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP).

“MCP ini salah satu bentuk pengendalian internal yang sangat penting untuk pemberantasan korupsi di daerah-daerah,” imbuhnya.

Cegah korupsi di Pasuruan.
Penyampaian materi Sosialisasi Pencegahan Korupsi sekaligus launching aplikasi Sepakat yang dilakukan KPK bersama jajaran Inspektorat dan OPD Pemkab Pasuruan pada Selasa (21/11/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Irawati menjelaskan, bisa meningkatkan indeks MCP, seluruh OPD harus menaati betul 8 indikator program intervensi pencegahan korupsi terintegrasi. Delapan indikator tersebut meliputi ketertiban tata kelola perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan, Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, hingga tata kelola dana desa.

“MCP ini tidak hanya administratif saja, tapi juga kualitas hasil inputan (laporan keuangan) harus sesuai fakta di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto mengapresiasi langkah KPK yang bersedia turun tangan menyosialisasikan pencegahan korupsi kepada OPD Pemkab Pasuruan. Dia berharap nantinya OPD benar-benar memiliki pemahaman yang mendalam terkait apa-apa yang boleh dilakukan dan tidak dalam pekerjaannya sehingga tidak terjerumus korupsi.

Dia juga optimistis tata kelola keuangan Pemkab Pasuruan akan semakin baik karena melibatkan Inspektorat untuk terus monitoring dan supervisi.

“Terpenting, OPD bisa memahami definisi tata kelola pemerintahan yang baik dan benar sesuai dengan peraturan dan yang jelas terhindar dari potensi korupsi,” ujarnya.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniKomisi Pemberantasan KorupsiKPK cegah korupsi di PasuruanSosialisasi anti korupsiSosialisasi anti korupsi di Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Sidoarjo

Kontes Modifikasi Motor Dua Tak di Sidoarjo Mampu Gerakkan Ekonomi Masyarakat

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 11:45 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Gelaran kontes modifikasi motor dua tak dalam ajang Jayandaru Vol. 1 di Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar...

WTP

WTP Tuban Kembali Diraih, Pemkab Catat 11 Kali Berturut-turut dari BPK RI

by Mochamad Abdurrochim
31/05/2026 9:10 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Untuk ke-11 kali secara beruntun,...

Bojonegoro

24 ASN Rebutan 5 Kursi Kepala OPD Bojonegoro, Satpol PP dan Brida Jadi Formasi Favorit

by Mochamad Abdurrochim
24/05/2026 2:20 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah...

Next Post
UMP Jatim 2024.

UMP Jatim 2024 Naik 6,13 Persen, Berikut Penjelasan Kadisnaker Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID