• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
M Isa Anshori, ketua bidang Data, Komunikasi dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur.

M Isa Anshori, ketua bidang Data, Komunikasi dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur. (Foto: Dokumen/M Isa Anshori)

Lembaga Perlindungan Anak: Kekerasan Seksual Sering Terjadi di Tempat yang Dianggap Aman

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur menyebut kasus kekerasan seksual sering terjadi di tempat yang dianggap aman seperti rumah dan lembaga pendidikan. Selain itu, juga terjadi karena lemahnya pengawasan dan pencegahan atas kasus pencabulan tersebut.

“Saya melihat maraknya aksi kekerasan seksual terhadap anak adalah sebagai akibat dari masih lemahnya pengawasan dan pencegahan,” kata ketua Bidang Data, Komunikasi dan Litbang Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim, M Isa Anshori, pada Minggu (24/7/2022).

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun oleh LPA Jatim pada 2020 ada sebanyak 66 kasus kekerasan seksual. Pada 2021, ada 363 kasus kekerasan, dan 112 di antara adalah kekerasan seksual. Lalu tahun 2022 sampai bulan Juli ada 102 kasus kekerasan dan dari jumlah itu 38 kasus merupakan kekerasan seksual.

“Data menunjukkan bahwa sampai pertengahan tahun hingga bulan Juli, ada 102 dan sekitarnya 37 persennya adalah kekerasan seksual,” kata dia.

Mirisnya, kata Isa Anshori, aksi pelecehan seksual sering dilakukan di lingkungan yang dianggap aman dan nyaman yaitu lembaga pendidikan, bahkan rumah.

“Yang memprihatinkan lagi adalah sekolah dan rumah menjadi tempat paling sering terjadinya kekerasan seksual,” ujarnya.

Mencuatnya kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan lembaga pendidikan seperti di pondok pesantren Shiddiqiyyah Jombang dan kasus kekerasan seksual yang terjadi di perguruan tinggi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Kendati demikian, kata dia, lembaga pendidikan sebagai lembaga yang mengajarkan moralitas, maka perlu adanya hukuman terhadap pelaku kekerasan seksual yang kesannya harus dibuat jera dengan hukuman yang maksimal.

“Hukuman maksimal menjadi penting, karena selama ini jarang diterapkan,” jelasnya.

Isa menambahkan pentingnya juga sosialisasi tentang kesehatan reproduksi kepada semua.

“Sosialisasi tentang kesehatan reproduksi kepada semua, terutama kepada orang tua, guru dan anak-anak menjadi penting,” paparnya.

Lanjut Isa, seringkali korban kekerasan seksual enggan untuk melaporkan ke pihak berwajib. Hal itu karena korban menanggung beban berat jika melapor.

“Pelaku kekerasan seksual biasanya orang dekat, sehingga ini dianggap aib,” ungkapnya.

Sedangkan terkait wacana dalam salah satu penambahan poin RUU Perlindungan Anak untuk memiskinkan pelaku. Dengan cara memberikan santunan kepada korban agar mampu secara emosional dan ekonomi sampai dewasa, menurutnya itu untuk restutisi.

“Ya itu sebagai restutisi,” tuntas Isa yang juga anggota Dewan Pendidikan Jatim ini.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Data Kasus Kekerasan Seksual JatimJawa TimurKasus kekerasankekerasan seksualLembaga Perlindungan Anak
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Mayat yang ditemukan dievakuasi petugas SAR untuk dibawa ke Rumah sakit Umum Daerah.

Korban Kecelakaan Laut di Tuban Ditemukan Tak Bernyawa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID