• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KKN Kolaboratif

Pelepasan ribuan mahasiswa peserta KKN kolaboratif dari berbagai perguruan tinggi, Bupati Jember tekankan dua persoalan. (Foto: Dok. Diskominfo Jember)

Lepas Ribuan Peserta KKN Kolaboratif, Bupati Tekankan Dua Persoalan di Kabupaten Jember

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pelepasan ribuan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata atau KKN Kolaboratif, Bupati Jember, Hendy Siswanto menekankan dua persoalan yang terjadi di Kabupaten Jember. Sebanyak 4.001 mahasiswa diajak bersinergi dan kolaborasi untuk mengabdikan diri terjun langsung ke masyarakat.

“KKN kolaboratif adalah KKN bersama-sama mahasiswa sudah diajak melakukan kolaborasi, sudah diajak bersinergi antar mahasiswa, ini adalah bagian penguatan negeri kita, tidak ada ego sentral dan perguruan tinggi, yang ada ini adalah saudara kita semua,” ujar Bupati Hendy, pada Senin (22/7/2021).

You might also like

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

17/07/2026 7:33 PM
Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

17/07/2026 6:45 PM

Kepada para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi itu, Bupati Handy menekan agar momentum tersebut digunakan untuk membantu menyelesaikan permasalah Anak Tidak Sekolah (ATS) dan stunting di Kabupaten Jember.

“Kolaboratif untuk membantu saudara-saudara yang ada di Kabupaten Jember, dengan melakukan apa? Treatment terhadap anak yang tidak sekolah, treatment terhadap stunting,” katanya.

Dirinya juga menyinggung persoalan ketahanan pangan yang berdampak terhadap penyelesaian ATS dan menurunnya angka stunting, yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab Jember) karena angka stunting masih tinggi.

“Penyelesaian bagaimana menciptakan ketahan pangan yang tujuannya hilangnya ATS (Anak Tidak Sekolah) dan juga mengecilnya menurunya angka stunting yang ada di Kabupaten Jember,” tegas Bupati Hendy.

Lebih lanjut, Hndy menjelaskan di dalam urusan ketahanan pangan, berbagai penyelesaian masalah yang kompleks. Mulai dari para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hingga wisata.

“Di ketahanan pangan bukan hanya urusan yang sederhana, tapi di situ juga ada menyelesaikan UMKM, tempat wisata, dan kegiatan sosial yang lainnya,” lanjut Hendy.

Hendy berhadap melalui KKN kolaboratif para mahasiswa dapat memberikan sumbangsihnya dan bermanfaat terhadap orang lain. Sedangkan mahasiswa, dapat menjalin relasi antar perguruan tinggi yang mengikuti KKN Kolaborasi.

“Di lapangan menemukan sesuatu, yang bisa dilakukan untuk pengembangan diri, contoh UMKM, kami memiliki ratusan ribu UMKM di Jember, itu tempat untuk menjadi entrepreneur dan menjadi influencer, bisa dimulai hari ini,” jelas Hendy.

Sedangkan posisi Pemkab Jember, Hendy menegaskan bahwa pihaknya akan membantu para mahasiswa KKN kolaboratif yang ingin mendirikan usaha. “Apabila anda semua ingin membuat memiliki perusahaan, kami akan gratiskan semua tidak usah bayar untuk membuat perusahaan,” pungkas Hendy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Bupati JemberJemberKabupaten Jember
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

DPRD Kota Malang

Serius! Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Segera Rancang Perda Pencegahan LBGT

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:33 PM
0

Kota Malang, Tugujatim.id - Gaduh pencegahan LGBT di berbagai daerah ditanggapi serius oleh Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita....

Pemkot

Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 6:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan 3.270 stand bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sebagai bagian dari upaya penataan...

Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:45 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Usai dua minggu rutin melakukan inspeksi langsung ke lapangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas...

DPRD Tuban

DPRD Tuban Soroti SILPA Rp485,69 Miliar, Dorong Optimalisasi Anggaran dan Peningkatan PAD

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:32 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – DPRD Tuban menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam pembahasan tersebut,...

Next Post
TPS Loksus

KPU Mojokerto Masih Tunggu Pengajuan dari Ponpes Terkait TPS Loksus Pilkada 2024

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID