Libur Panjang Imlek, Polres Malang Imbau Wisatawan Bawa Surat Kesehatan - Tugujatim.id

Libur Panjang Imlek, Polres Malang Imbau Wisatawan Bawa Surat Kesehatan

  • Bagikan
Arus lalu lintas di Kabupaten Malang yang diprediski bakal melonjak karena adanya libur panjang Tahun Baru Imlek 2572. (Foto: Rap/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Arus lalu lintas di Kabupaten Malang yang diprediski bakal melonjak karena adanya libur panjang Tahun Baru Imlek 2572. (Foto: Rap/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Long weekend atau libur panjang untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2572 telah dimulai sejak hari ini, Jumat (12/02/2021). Hal tersebut membuat Satlantas Polres Malang harus bekerja ekstra keras. Pasalnya, Kabupaten Malang sebagai salah satu kota wisata diprediksi akan dikunjungi banyak wisatawan dari luar daerah sehingga menimbulkan kemacetan dan potensi penyebaran COVID-19.

Oleh karena itu, Kasatlantas Polres Malang, AKP Ady Nugroho mengingatkan para wisatawan agar membawa surat keterangan sehat.

“Secara random kita melaksanakan pengecekan surat-surat keterangan bebas COVID-19. Seharusnya kita mewajibkan surat tersebut demi kenyamanan bersama, dan kita akan melakukan pengecekan,” terangnya saat dikonfirmasi pada Kamis (11/02/2021).

Tidak Bawa Surat Sehat, Lansung Diberikan Rapid Test

Sementara bagi wisatawan yang kedapatan tidak membawa surat keterangan sehat, akan langsung diberikan rapid test antigen secara gratis.

“Yang kedapatan tidak membawa surat itu kita ada fasilitas rapid test antigen bekerja sama dengan Dinkes dan RS Marsudi Waluyo untum di wilayah Malang Utara. Sementara di selatan kita berkoordinasi dengan RSUD Kanjuruhan. Tentunya kita akan memberikan fasilitas itu secara gratis kepada masyarakat,” ungkapnya.

Operasi yustisi disertai rapid test antigen ini akan dilaksanakan di Pos Polisi Karanglo secara rutin hingga hari Minggu (14/02/2021).

“Nanti kita akan menggunakan rapid test antigen ini saat operasi yustisi di sekitar Pos Polisi Karanglo ini. Kita akan melaksanakan rapid secara random bagi masyarakat yang memasuki wilayah Kabupaten Malang,” ujarnya.

“Untuk kegiatan ini akan berlangsung sampai hari Minggu untuk mengantisipasi arus balik dari para pelancong ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut, untuk mengantisipasi libur panjang Imlek ini, jajaran Satlantas Polres Malang sendiri akan tetap memaksimalkan operasi yustisi di seluruh wilayah di Kabupaten Malang

“Operasi yustisi akan tetap dilaksanakan secara rutin, kita dalam sehari melaksanakan 3 kali operasi yustisi di masing-masing wilayah di Kabupaten Malang. Ini artinya di satuan terkecil di Polsek sekalipun kita akan melaksanakan operasi yustisi,” ucapnya.

“Dan pada liburan ini kita akan mencari sasaran-sasaran yang lebih tepat yaitu para pelancong yang akan ke Kabupaten Malang,” sambungnya.

Di samping itu, Ady mengatakan akan rutin melaksanakan pengamanan di beberapa wilayah di Kabupaten Malang untuk mengantisipasi kemacetan.

“Yang pasti dari Satlantas kita akan melaksanakan pengaturan lalu lintas secara maksimal. Dan kita tetap mengimbau pada masyarakat yang ingin berwisata ke Kota batu maupun Kota Malang agar tetap melaksanakan protokol kesehatan,” tuturnya.

200 Personel Disiapkan

Akan ada 200 personel gabungan yang akan ikut mengamankan wilayah-wilayah yang rawan keramaian selama libur panjang.

“Untuk personel sendiri kita akan melibatkan 130 personel dari Satlantas Polres Malang bersama personel gabungan lainnya. Total ada 200 personel gabungan, baik TNI maupun Polri. Kemudian ada juga dari teman-teman Dishub dan Satpol PP yang tergabung dalam Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Malang,” jelasnya.

Dan selama pemantauan dari Kamis malam sampai Jumat pagi, terlihat lalu lintas di wilayah Pos Polisi Karanglo masih terpantau landai.

“Untuk lalu lintas di Kabupaten Malang, hingga saat ini masih terpantau landai lancar. Namun, jika terjadi keramaian kita sudah menyiapkan berbagai fasilitas termasuk fasilitas rapid tes antigen untuk,” ucapnya.

Terakhir, selain fasilitas rapid tes antigen, Satlantas Polres Malang juga akan membagikan masker gratis. Tapi Ady tetap menyarankan masyarakat agar tetap di rumah saja.

“Kita tetap melaksanakan kegiatan simpatik yaitu membagikan masker kepada para pengendara,” tuturnya.

“Tapi lebih baik jika masyarakat mau berdiam diri di rumah untuk mendukung usaha pemerintah memutus mata rantai COVID-19 di tahun 2021,” pungkasnya. (rap/gg)

  • Bagikan