MALANG, Tugujatim.id – Pengukuhan Rektor Unikama Prof Dr Sudi Dul Aji MSi sebagai guru besar dalam bidang Teknologi dan Inovasi Pembelajaran Fisika di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur.
Dalam prosesi yang berlangsung di Aula Sarwakirti, Sabtu (06/06/2026), Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof Dyah Sawitri menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar capaian akademik tersebut mampu membawa dampak lebih luas bagi kemajuan pendidikan tinggi di Jawa Timur.
Menurut Prof Dyah, lahirnya seorang guru besar merupakan pencapaian penting yang patut dibanggakan karena menjadi bukti kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia.
Baca Juga: Putra Rektor Unikama Beber Sosok sang Ayah: Jadi Teladan dan Tak Henti Menuntut Ilmu
“Selamat dan sukses atas pencapaian luar biasa ini. Kehadiran guru besar baru menjadi kebanggaan sekaligus kontribusi berharga bagi dunia pendidikan tinggi,” ujarnya.
Dia menegaskan bahwa status profesor bukan hanya simbol prestasi akademik tertinggi, melainkan juga amanah untuk menghadirkan perubahan dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan perguruan tinggi.
Karena itu, Rektor Unikama Prof Sudi diharapkan dapat terus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberi manfaat nyata.
Prof Dyah juga menekankan pentingnya peran profesor dalam membangun budaya akademik yang produktif dan inovatif. Menurut dia, riset yang dilakukan para akademisi sudah seharusnya tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi mampu dikembangkan menjadi solusi yang dapat diterapkan di tengah masyarakat.

Dia berharap bidang keilmuan yang digeluti Prof Sudi dapat melahirkan berbagai inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini serta mendorong lahirnya penelitian berbasis hilirisasi.
“Kami berharap penelitian yang dikembangkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof Dyah menilai konsep kampus berdampak menjadi salah satu tantangan yang harus terus diwujudkan oleh perguruan tinggi. Melalui kolaborasi, inovasi, dan riset yang aplikatif, kampus diharapkan mampu menjadi pusat solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurut dia, bertambahnya jumlah profesor akan semakin memperkuat daya saing perguruan tinggi. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran para profesor mampu menciptakan pengaruh positif yang berkelanjutan bagi lingkungan akademik maupun masyarakat luas.
Optimistis Unikama Perbanyak Riset dan Majukan Pendidikan
Keberhasilan seorang guru besar, lanjutnya, tidak hanya diukur dari capaian akademik yang diraih, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam menghadirkan perubahan melalui ilmu pengetahuan dan inovasi yang dikembangkan.
Dengan bertambahnya guru besar di lingkungan Unikama, dia optimistis akan lahir lebih banyak riset terapan, inovasi pendidikan, dan kerja sama strategis yang mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Jawa Timur.
“Semoga kehadiran profesor baru ini mampu mewujudkan kampus yang berdampak dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.
Pengukuhan Prof Sudi juga menjadi momentum penting bagi Unikama dalam memperkuat komitmennya terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi. Bidang Teknologi dan Inovasi Pembelajaran Fisika yang menjadi fokus keilmuannya dinilai memiliki relevansi tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.
Acara monumental ini dihadiri langsung oleh jajaran sivitas akademika Unikama, perwakilan pengurus PGRI, serta jajaran tokoh penting dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan instansi kesehatan terkemuka di Indonesia.
Kehadiran para pemimpin perguruan tinggi papan atas turut mewarnai prosesi ini untuk memberikan ucapan selamat secara langsung. Di antaranya Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Dr Untung Lasiyono SE MSi, Rektor Universitas Narotama Surabaya Prof Dr Arasy Alimudin SE MM, Rektor Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan Dr Mochamad Taufiq MPd, dan Rektor Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung Dr Imam Sujono SPd MM.
Selain itu, hadir pula jajaran pakar dan sejawat akademisi senior seperti Prof Dr Ade Gafar Abdullah SPd MSi (UPI), Prof Dr Hartono MSi (Universitas PGRI Adi Buana Surabaya), Prof Dr Endang Purwaningsih (UM), dan Dr Muhamad Nur Huda MPd (UNS). Dari sektor pelayanan publik dan kesehatan, tampak hadir Dr dr Mochamad Bachtiar Budianto SpB Subsp Onk(K) selaku Direktur Utama RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang.
Kehadiran para rektor, praktisi, dan pakar lintas disiplin ini menegaskan kuatnya jejaring akademis Unikama, sekaligus menjadi bentuk pengakuan luas atas kontribusi ilmiah dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh Prof Dr Sudi Dul Aji MSi selama mengabdi di dunia pendidikan.
Melalui momentum pengukuhan guru besar baru ini, Unikama diyakini dapat terus melahirkan inovasi inovasi akademik kreatif yang berdampak nyata, baik bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun pengabdian langsung kepada masyarakat luas. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M Sholeh
Editor: Dwi Lindawati







