JEMBER, Tugujatim.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Jember (Unej) dalam arena kompetisi internasional. Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik Fakultas Teknik, yakni Sandi Richardo Simare Mare, Nauvan Putra Ramadhan, dan Grace Oktavia Putri, berhasil menduduki peringkat ketiga pada International Design Competition (IDC) 2025.
Menurut penuturan Sandi selaku koordinator tim mahasiswa Teknik Unej, kompetisi tersebut memiliki berbagai divisi dengan tim mereka berpartisipasi dalam segmen perancangan.
Baca Juga: Tempati Posisi 13 Nasional, Unej Terima 4.138 Maba Jalur SNBT 2025
“Kategori yang kami ikuti menuntut peserta untuk mempresentasikan terobosan dalam bidang desain dan teknologi, dengan kriteria penilaian meliputi kreativitas, kegunaan, dan pengaruh yang dihasilkan. Kami secara khusus memilih tema Innovative Wind Turbine Design for Energy Efficiency,” terang Sandi pada Senin (02/06/2025).
Inovasi yang diusung tim ini berupa pengembangan turbin angin model Darrieus yang dilengkapi dengan teknologi penyesuaian ketinggian otomatis berdasarkan kondisi angin menggunakan mekanisme hidrolik.
Sistem cerdas ini memungkinkan turbin mencapai tingkat efisiensi optimal dalam mengonversi energi sesuai dengan karakteristik angin di sekitarnya. Terutama, konsep pembuatan turbin Darrieus ini dapat otomatis beradaptasi sesuai dengan kecepatan angin. Hal itu memungkinkan karena digunakannya sistem hidrolik.
“Ketika turbin mencapai batas rotasi yang telah ditetapkan, mekanisme hidrolik akan mengaktifkan fungsi penurunan posisi turbin. Pendekatan ini menghasilkan pemanfaatan energi yang lebih optimal sekaligus mempermudah proses pemeliharaan,” papar Sandi secara detail terkait inovasi mereka.
Tim Usung Kerja Kolaboratif
Event yang dikoordinasi oleh Universitas Negeri Malang ini berlangsung secara virtual pada 20 April 2025, dengan partisipasi dari puluhan kontestan yang berasal dari berbagai belahan dunia.
Fokus utama kompetisi ini adalah pada sektor teknologi manufaktur, di mana tim mahasiswa Teknik UM berhasil menonjol dengan rancangan yang kreatif, mudah dipahami, dan sesuai dengan tema yang ditetapkan. Dalam hal strategi persiapan, Sandi mengungkapkan pendekatan kolaboratif yang diterapkan timnya.
“Metodologi persiapan kami adalah bekerja secara kolektif dalam proses desain untuk memfasilitasi pertukaran ide. Modal utama kami adalah pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan, ditambah dengan studi literatur dari publikasi ilmiah internasional serta pembelajaran melalui platform video online seperti YouTube,” ungkapnya.
Setelah meraih kesuksesan ini, tim memiliki agenda untuk mengikuti sejumlah kompetisi bergengsi lainnya.
“Target selanjutnya adalah berpartisipasi dalam Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) yang akan diselenggarakan di Universitas Brawijaya, serta kompetisi rancang bangun Mesin XIV 2025 yang diorganisir oleh Badan Kerjasama Teknik Mesin Indonesia,” tutup Sandi mengenai rencana masa depan tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








