• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim PaTani mahasiswa Telkom University menghadirkan platform mitigasi penurunan hasil panen dan manajemen pertanian berupa aplikasi mobile dan web admin untuk digitalisasi pertanian desa. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Tim PaTani mahasiswa Telkom University menghadirkan platform mitigasi penurunan hasil panen dan manajemen pertanian berupa aplikasi mobile dan web admin untuk digitalisasi pertanian desa. (Foto: Dokumen)

Mahasiswa Telkom University dan Hipma Gowa Parigi Kolaborasi Ciptakan Digitalisasi Pertanian Desa

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – PT Telkom Indonesia dan Telkom University yang memprakarsai program Innovillage 2021 ini melakukan kolaborasi dengan Himpunan Pelajar Mahasiswa (Hipma) Gowa Koordinatorat Parigi di sektor pertanian. Tujuannya yaitu mereka ingin membantu permasalahan pertanian dengan menciptakan digitalisasi berupa aplikasi mobile dan web admin. Harapannya, dengan adanya aplikasi ini mempermudah transfer ilmu kepada para petani di pelosok desa, memotong rantai pasok pertanian, hingga mengajak para generasi muda untuk pengembangan.

Menurut prediksi Kementerian PPN/Bappenas, tahun 2063 petani di Indonesia punah disebabkan jumlahnya di Indonesia terus menurun. Pekerjaan ini sudah tidak lagi diminati kalangan generasi milenial yang menjadi penerus ekosistem kehidupan manusia.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Sehingga dengan hal tersebut dalam program Innovillage ini, kami mahasiswa Telkom University Tim PaTani mengajak kolaborasi dengan Himpunan Pelajar Mahasiswa (Hipma) Gowa Koordinatorat Parigi untuk sama-sama meningkatkan minat generasi muda di bidang pertanian sehingga adanya regenerasi selanjutnya,” ujar Ketua Tim PaTani Faiz Sulfan.

Untuk diketahui, Hipma Gowa Koordinatorat Parigi ini merupakan kumpulan generasi milenial dari Desa Majannang, Kecamatan Parigi, yang berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa. Mereka juga melakukan aktivitas kemasyarakatan di Kecamatan Parigi.

Tim PaTani mahasiswa Telkom University dalam acara launching dan pelatihan aplikasi PaTani di Desa Majannang. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Tim PaTani mahasiswa Telkom University dalam acara launching dan pelatihan aplikasi PaTani di Desa Majannang. (Foto: Dokumen)

Untuk social project berupa aplikasi mobile Tim PaTani Telkom University yang launching pada 19 November 2021 ini terdiri beberapa fitur yaitu: Edukasi Pertanian, Bank Data Tani, Katalog Tani, Kontrol Tani, dan E-Pajak. Dengan melihat kebermanfaatan Social Project ini rencananya akan disertai pengendalian Hama berbasis IoT pada 2024 menyertakan pengukuran PH tanah dan perkiraan cuaca berbasis IoT. Selain itu, pada 2027 aplikasi ini direncanakan akan menjadi marketplace di bidang pertanian.

Ketua Hipma Gowa Koordinatorat Parigi Khaerul Amri mengatakan, ajakan kolaborasi dalam pembuatan aplikasi PaTani Innovillage kepada Desa Majannang yang berlokasi di Kecamatan Parigi, lembaga Hipma Gowa Koordinatorat Parigi yang beranggotakan mahasiswa dan pelajar dari Kecamatan Parigi ini mendukung pengembangan aplikasi tersebut. Harapannya, Kecamatan Parigi dapat menjadi daerah yang peduli dalam aspek pertanian modern dengan menggunakan Aplikasi PaTani sebagai wadah edukasi untuk para petani di Kecamatan Parigi, khususnya di Desa Majannang.

“Selain itu, Hipma Gowa juga dapat berperan sebagai penyalur yang dapat mempromosikan aplikasi edukasi untuk petani kepada masyarakat di Kecamatan Parigi. Dengan begitu, kepedulian untuk budi daya pertanian yang berbasis teknologi dapat dikembangan dan menciptakan petani yang tidak buta akan teknologi informasi,” kata Khaerul Amri.

Tags: Aplikasi digitalisasi pertanian desaDigitalisasiDigitalisasi PetaniHipma ParigiInnovillage 2021Telkom UniversityTim PaTani
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Penyaluran bantuan logistik dari PT Askrindo kepada warga terdampak bencana di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Kepedulian Sosial, PT Askrindo Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir di Kota Batu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID