PONOROGO, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan kiprahnya di dunia pendidikan melalui Program Asistensi Mengajar (AM). Mahasiswa UM kali ini berada di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo.
Tidak hanya berperan dalam kegiatan akademik, mahasiswa UM juga aktif menghadirkan berbagai pelatihan non-akademik yang kreatif dan aplikatif bagi siswa maupun guru.
Program Asistensi Mengajar di SMKN 1 Jenangan Ponorogo dilaksanakan sepanjang semester ganjil tahun 2024. Melalui program ini, mahasiswa UM berupaya memperkaya proses belajar mengajar dengan pendekatan berbasis praktik.
Baca Juga: Asistensi Mengajar, Mahasiswa UM Dorong Siswa SMKN 2 Trenggalek Peduli Lingkungan
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah Pelatihan Maket Jembatan yang digelar pada 7–11 Oktober 2024. Kegiatan ini terdiri dari sesi teori mengenai jenis dan fungsi jembatan, serta empat hari praktik pembuatan maket sederhana. Para siswa dilatih untuk menuangkan ide kreatif sekaligus memahami dasar teknik konstruksi secara langsung.
Tidak berhenti di situ, mahasiswa UM juga menyelenggarakan Pelatihan Gambar Teknik bagi siswa kelas XI TKP pada 18–22 November 2024. Kegiatan ini terbagi menjadi dua metode, yaitu pelatihan AutoCAD di kelas XI TKP A dan gambar teknik manual di kelas XI TKP B. Setelah dua hari, siswa bertukar kelas agar mendapatkan pengalaman dari kedua metode tersebut.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga melatih adaptasi dan kerja sama antar siswa.

Selain siswa, para guru turut mendapatkan manfaat dari kegiatan asistensi mengajar ini. Mahasiswa UM menginisiasi Pelatihan HPL (High Pressure Laminate) yang dilaksanakan pada 12–14 Agustus 2024, diikuti oleh seluruh guru jurusan TKP.
Dalam pelatihan tersebut, peserta berhasil membuat lemari multifungsi yang juga dapat digunakan sebagai meja. Produk ini menjadi contoh nyata hasil kolaborasi antara mahasiswa dan guru dalam mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi sekolah.

Melalui rangkaian pelatihan tersebut, mahasiswa Universitas Negeri Malang berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan aplikatif.
Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar bagi siswa dan guru SMKN 1 Jenangan Ponorogo, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kompetensi profesional bagi mahasiswa calon pendidik masa depan. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Feni Yusnia
Editor: Dwi Lindawati








