• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
psikoedukasi siswa smp

Mahasiswa Fakultas Psikologi UM beri psikoedukasi murid SMP bimbingan belajar Smarta Kota Batu (foto/Dok FPsi UM)

Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Psikologi UM Beri Psikoedukasi Murid SMP Bimbingan Belajar Privat Smarta Kota Batu

Imam Abu Hanifah by Imam Abu Hanifah
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (UM) melakukan serangkaian pengabdian masyarakat dengan bentuk kegiatan psikoedukasi murid SMP bimbingan belajar privat Smarta di Kota Batu, Selasa (3/10/2023).

Kania Annisa Poetry, mahasiswa psikologi UM angkatan 2020 yang kala itu masih semester 7,dibantu oleh rekannya, Bryan Domenico Kusuma membawakan topik berjudul Regulasi Diri sebagai Upaya Menghindari Perilaku Berisiko pada Remaja.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Kegiatan yang menjadi salah satu rangkaian Magang Mandiri Kampus Merdeka ini diikuti oleh 6 orang siswa SMP yang berada di rentang usia 12-15 tahun. Topik regulasi diri pun dipilih Kania karena melihat adanya fenomena kenakalan remaja saat ini semakin banyak terjadi di kalangan remaja.

psikoedukasi siswa smp
Kegiatan pengabdian masyarakat MBKM diikuti 6 siswa SMP Bimbel Smarta Kota Batu (foto/Dok. Fpsi UM)

Dibawah bimbingan dosen Fakultas Psikologi UM, Dr. Hetti Rahmawati, M.Si., Kania dan Bryan menyampaikan bagaimana pentingnya kemampuan regulasi diri dalam mencegah terjadinya perilaku beresiko pada remaja seperti pengeroyokan, penggunaan narkoba, seks bebas, pembullyan dan masih banyak lagi.

Dalam materi pertama dengan model kelas umum, kedua mahasiswa Psikologi UM ini menjabarkan pengertian hingga aspek regulasi diri yang menjadi salah satu upaya untuk menghindari perilaku beresiko yang kemungkinan dapat terjadi.

“Siswa dijelaskan secara rinci dan mendetail sehingga memiliki pemahaman penuh terkait regulasi diri sehingga siswa bisa mengoptimalkan pengetahuan yang didapat dan dapat menerapkan di dunia nyata,” jelas Kania.

Mereka pun memastikan siswa memahami materi dengan terus menanyakan pada siswa terkait pemahaman siswa ditengah-tengah penyampaian materi. Para murid yang mengikuti penjelasan pun tampak antusias dengan menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan seusai materi.

“Jadi tau tentang regulasi diri itu sih, sama jadi lebih paham cara buat kontrol diri,” ungkap salah satu murid ketika ditanya tentang apa yang telah mereka dapat selama mengikuti kegiatan psikoedukasi tersebut.

Siswa lainnya juga mengungkapkan bahwa materi yang dibawakan oleh para mahasiswa Fakultas Psikologi UM sangat bermanfaat. sebagai remaja, mereka jadi paham bagaimana cara melakukan kontrol diri sendiri dan bagaimana risiko jika salah pergaulan di era sekarang.

Selaku dosen pembimbing, Hetti Rahmawati pun bangga dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswanya. Apalagi kegiatan tersebut menjadi momen bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas dan cara berpikir kritis atas masalah yang terjadi di masyarakat.

“Kegiatan pengabdian masyarakat yang diagendakan bagi mahasiswa UM bertujuan untuk memperkuat kualitas mahasiswa dalam berfikir kritis, tanggap terhadap masalah di masyarakat dan memiliki kemampuan pengambilan Keputusan yang tepat dan memiliki jiwa sosial dan kesiapan bekerja secara kolaboratif dengan semua elemen di masyarakat,” jelasnya.

 

Writer: Imam Abu Hanifah

Tags: Fakultas Psikologi UMpengabdian masyarakat mahasiswa fakultas psikologi UMpsikoedukasi
Imam Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Terinfeksi polio.

Kadinkes Jatim Ungkap 11 Anak Terinfeksi Polio, 9 Bocah tanpa Gejala

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID