MALANG, Tugujatim.id – Dalam rangka menerapkan tri dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian pada masyarakat, dua mahasiswa Fakultas Psikologi Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait persiapan dunia kerja di SMKN 3 Malang, Selasa (28/11/2023).
Kegiatan yang juga sebagai program pengganti Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilakukan oleh dua mahasiswa yang kini duduk di bangku kuliah semester 7, yakni Hernawati dan Kalita Asmara Astantia. Para siswa SMK pun tampak antusias. Terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 100 orang.
Topik persiapan dunia kerja dan bagaimana cara membuat CV mereka ajukan berbekal pengalaman mereka usai mahang di Alibaba Store. Kedua mahasiswa yang merupakan mahasiswa bimbingan dosen Raissa Dwifandra Putri, M.Si ini menemukan banyak masalah terkait CV yang dilampirkan oleh para pelamar kerja.
“Banyak yang melampirkan CV nya belum sesuai kaidah. Sepertinya apa-apa yang tepat dimasukkan atau tidak, tampilannya, hingga data-data pentingnya,” jelas Hernawati.
Walaupun bukan kegiatan KKN resmi, tidak menyurutkan semangat Hernawati dan Kalita untuk saling berbagi manfaat. Sebagai agen of change, mahasiswa Fakultas Psikologi UM ini ingin memberikan kebermanfaatan dan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Mahasiswa Fakultas Psikologi UM Bagikan Tips Cara Membuat CV Sebagai Persiapan Dunia Kerja
Dalam kegiatan tersebut, keduanya menyampaikan tiga materi pokok. Yakni terkait cara membuat CV yang baik dan benar, kiat-kiat menjawab interview kerja, dan perencanaan terkait career path.
Pemberian materi tersebut diharapkan mampu sebagai ajang pembekalan untuk siswa-siswi kelas 12 yang akan memasuki dunia kerja atau yang tangah merencanakan karirnya.
“Karena pesertanya kami tunjukkan untuk kelas 12 yang benar-benar tengah mempersiapkan masa depannya. Baik untuk persiapan ke perguruan tinggi atau yang ingin langsung bekerja,” imbuh Hernawati.
Menurutnya, sebagai tingkatan akhir di bangku sekolah, perlu bagi siswa-siswi untuk mengenal lebih dalam dunia baru yang akan dimasuki. Antusias siswa pun dapat dilihat dari anggukan serentak dan pertanyaan yang banyak dilontarkan selama penyampaian materi.

Herna dan Kalita pun melihat banyak siswa mulai sadar terkait seberapa penting hal-hal kecil yang kadang tidak disadari, seperti tampilan CV. Selain untuk masuk di dunia kerja, CV juga banyak diperlukan dalam keperluan administrasi lainnya, seperti masuk ke perguruan tinggi hingga pelamaran beasiswa.
“Siswa-siswa pun banyak ber oh ria, tatkala sadar kesalahan dalam pembuatan CV sejauh ini,” tuturnya.
Mahasiswa Psikologi UM Juga Bagikan Tips Wawancara Kerja Pada Siswa SMKN 3 Malang
Selama materi kedua, yakni menyampaikan terkait wawancara kerja awalnya mendapatkan sambutan kurang hangat karena kebanyakan siswa tersebut hanya sedikit yang berniat langsung kerja.
Namun antusiasme kembali meriah tatkala pemateri menyampaikan terkait tips wawancara kerja. Keduanya juga menjelaskan tips yang diberikan tidak hanya untuk dunia kerja, tapi juga bisa untuk wawancara secara umum.
Apalagi ketika nanti siswa-siswa tersebut akan melanjutkan pendidikan dan bergabung dengan berbagai organisasi. Karena biasanya organisasi melakukan rekrutmen tidak sembarang, dilakukan berbagai prosedur termasuk wawancara di dalamnya.
“Proses interview juga banyak yang kurang baik dari segi persiapan pelamar hingga selama proses wawancara kerja. Seperti bagaimana menjawab yang tepat dan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan selama wawancara,” papar Hernawati lagi.
Pada materi terakhir, keduanya pun menjelaskan bagaimana jenis pekerjaan yang dapat dipilih para siswa untuk berkarir. Menurut mereka hal ini sangat krusial karena bisa berdampak negatif pada masa depan seseorang.
“Disisi lain, kesalahan memilih pekerjaan yang sesuai kemampuan dan keinginan akan berakibat juga kepada jenjang karir kedepannya,” pungkasnya.
Kesalahan memilih pekerjaan juga menyebabkan kurangnya motivasi kerja atau mungkin malah akan menyebabkan seseorang keluar dari pekerjaan tersebut untuk mengejar pekerjaan impiannya mulai dari nol.

Hernawati dan Kalita pun berharap materi yang tersampaikan dalam kegiatan tersebut bisa bermanfaat bagi para siswa.
“Tentunya berharap materi yang diberikan selama sosialisasi benar-benar bisa bermanfaat bagi peserta. Terutama yang berencana setelah lulus sekolah langsung bekerja. Karena menurut kami, tujuan dari masuk sekolah kejurusan memang untuk mempersiapkan ke dunia kerja walau banyak juga yang masih ingin melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelasnya.
Editor: Imam A. Hanifah








