• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim PMM UMM saat menemui pemilik kos untuk musyawarah Senin, (18/07/22).

Tim PMM UMM saat menemui pemilik kos untuk musyawarah Senin, (18/07/22). (Foto: Dokumen/Fadhil Atha N)

Mahasiswa UMM Bikin Pemilik Kos di Malang Lancar Promosi di Google Bisnis

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Gelombang pandemi yang baru saja mereda membuat para pemilik kos di Kabupaten Malang harus putar otak untuk menarik penyewa tinggal di kos yang disediakan. Beberapa kos di wilayah tertentu kehilangan penyewa dan menyebabkan kos-kosan hanya diisi satu-dua kepala atau bahkan kosong melompong.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Para pemilik kos di daerah tersebut mengeluh karena ganasnya Covid-19. Banyak dari kos-kosan mereka belum terisi dan kurangnya sarana informasi untuk memikat calon penghuni kos baru.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Para pemilik kos juga sebatas mengandalkan WhatsApp sebagai media perantara negosiasi dan informasi tentang sarana prasarana kos. Padahal nyatanya, tidak hanya dengan aplikasi WhatsApp, dengan kemajuan teknologi pemasaran atau promosi kos itu bisa dilakukan dengan lebih masif dan menjangkau calon penyewa yang lebih luas.

Misi inilah yang dilakukan oleh kelima mahasiswa UMM lewat Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Mereka berinovasi memberikan ide dengan pendayagunaan teknologi demi meningkatkan ekonomi pemilik kos, yaitu dengan mendaftarkan bisnis kos-kosan mereka ke Google Bisnis.

Google Bisnis adalah salah satu fitur dari Google yang dapat digunakan untuk mempromosikan bisnis di halaman pencarian web tersebut dengan menampilkan berbagai informasi bisnis kepada calon klien.

Program ini dinisiasi oleh mahasiswa Prodi Teknik Informatika berisikan Ikhwananda sebagai koordinator kelompok, Septia Annindita sebagai bendahara, Gannys Widya sebagai sekretaris, Fadhil Atha sebagai sie dokumentasi, dan Irfan sebagai sie perlengkapan.

Tahap kegiatan ini dimulai dari kelima mahasiswa dari program ini, tersebut mendatangi berbagai indekos di Desa Landungsari dan bermusyawarah dengan pemilik kos. Setelah bersepakat menerima jasa yang ditawarkan, data-data yang dibutuhkan lalu dikumpulkan.

Data-data seperti nama pemilik, nomor telepon, lokasi/alamat indekos, kisaran harga indekos, jumlah kamar, ukuran kamar, fasilitas yang disediakan, dan foto-foto dari indekos tersebut. Google Bisnis yang sudah terintegrasi dengan Google Maps juga memudahkan para calon penghuni kos untuk mendapatkan titik akurat dan mengetahui lokasi kos.

Kegiatan mereka ini berhasil menggaet 13 pemilik indekos untuk program pendaftaran ke Google Business ini. 3 di antaranya telah berhasil terverifikasi oleh Google, sementara 10 lainnya masih menunggu untuk siap terpampang di website tersebut sebab verifikasi dari Google memakan waktu berminggu-minggu.

Dosen Pembimbing Lapangan, Merinda Lestandy, turut memberikan dukungan atas program yang dilakukan kelima mahasiswanya. Menurutnya, program ini dapat berkontribusi untuk membantu pemilik indekos di era endemi ini.

“Kegiatan PMM Gelombang 5 yang dilakukan mahasiswa UMM khususnya Kelompok 31 sangat membantu masyarakat khususnya pemilik kos dan UMKM di sekitar Desa Landungsari di era endemi ini. Karena kita tahu beberapa tahun terakhir pandemi COVID-19 mengakibatkan turunnya omset pemilik kos dan UMKM,” kata dia.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Google BisnisKabupaten MalangKos-KosanMahasiswa UMM
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Jersey terbaru Arema FC yang akan digunakan untuk mengarungi Liga 1 2022-2023 mendatang.

Arema FC Rilis Jersey Baru Liga 1 2022-2023, Usung Warna Trilogi Kehidupan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID