• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswa Unej.

Tim Fermicopi mahasiswa Unej menyerahkan alat kepada mitra Sentra Kopi Ketakasi. (Foto: dok Unej)

Mahasiswa Unej Bikin Fermentor Kopi Digital, Angkat Kualitas Wine Coffee Lokal

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Sebanyak 5 mahasiswa Universitas Jember (Unej) mampu mengembangkan fermentor kopi digital yang lebih modern. Alat yang diciptakan mahasiswa Unej ini digunakan untuk meningkatkan mutu dan konsistensi hasil wine coffee di Sentra Kopi Ketakasi, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.

Lima mahasiswa Unej itu tergabung dalam tim yang bernama Fermicopi. Mereka adalah Bela Indri Ayunita dari Program Studi Proteksi Tanaman selaku ketua, bersama anggota Mohammad Novan Efendi, Sheinka Amalia Gisna, Ezra Immanuel Nugroho, dan Zainur Zakaria.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Fermocopi merupakan tim yang hadir melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI). Program pendanaan yang difasilitasi oleh Kemendikbudristek dan Unej.

Baca Juga: Mahasiswa Magister Unej Ciptakan Inovasi Deteksi Dini dan Screening Melanoma untuk Petani Tembakau

Bela menjelaskan, alat ini tercipta untuk mengatasi permasalahan petani proses fermentasi kopi yang selama ini masih dilakukan secara tradisional.

“Kami melihat bahwa proses fermentasi merupakan tahap krusial dalam menentukan kualitas wine coffee,” ujar Bela Indri Ayunita.

Menurut Bela, proses fermentasi yang selama ini digunakan Sentra Ketakasi masih tradisional. Pasalnya, mereka hanya mengandalkan wadah tertutup seperti tong plastik tanpa pengaturan suhu dan kelembapan yang stabil untuk proses fermentasi.

Akibatnya, hal itu berdampak pada cita rasa dan aroma kopi yang berbeda di setiap kali produksi.

Wine coffee mahasiswa Unej.
Mahasiswa saat pengecekan alat Sentra Kopi Ketakasi. (Foto: dok Unej)

“Karena prosesnya masih tradisional, hasilnya tidak selalu konsisten. Maka dari itu, kami berusaha merancang fermentor kopi cerdas yang bisa mengontrol suhu, kelembapan, dan waktu fermentasi secara otomatis,” jelasnya.

Guna mengatasi permasalahan itu, alat ciptaan Fermicopi ini sudah dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembapan. Sensor itu terhubung dengan sistem kendali berbasis mikrokontroler.

Menariknya, teknologi ini memungkinkan pengaturan perameter fermentasi yang otomatis. Sehingga kondisi di dalam alat akan lebih stabil selama proses fermentasi berlangsung.

Mohammad Novan Efendi menambahkan, jika alat ini dibekali dengan fitur pemantauan digital. Hal ini memudahkan pengguna untuk memantau perkembangan proses fermentasi secara real-time melalui aplikasi sederhana.

Mahasiswa Unej di Sentra Kopi Ketakasi.
Pengecekan bahan baku bersama mitra Sentra Kopi Ketakasi. (Foto: dok Unej)

“Kami tidak hanya ingin membuat alat yang modern, tapi juga mudah dioperasikan oleh petani atau pelaku usaha lokal,” bebernya.

Selama proses uji coba, semua peralatan diperhatikan secara teliti dengan melibatkan mitra petani di Sentra Kopi Ketakasi.

Hasilnya, menunjukkan jika fermentor digital ini mampu menjaga kestabilan suhu maupun kelembapan dalam prosesnya. Bukan hanya itu, cita rasa wine coffee yang dihasilkan juga semakin kuat, seimbang, dan konsisten dibandingkan hasil fermentasi tradisional.

WhatsApp Image 2025 10 16 at 16.34.26 1 1
Mitra Sentra Kopi Ketakasi saat pengecekan bahan. (Foto: dok Unej)

Dosen pembimbing tim Fermicopi Ankardiansyah Pandu Pradana mengapresiasi inovasi kelima mahasiswa Unej yang mampu menghadirkan solusi konkret bagi petani kopi di Jember itu.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan agroindustri,” ujarnya.

Dia menambahkan, inovasi ini bisa menjadi langkah awal modernisasi industri kopi lokal, sekaligus menjaga standar mutu produk agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Dengan hadirnya fermentor kopi digital ini, proses pascapanen di Sentra Ketakasi diharapkan semakin efisien, berkelanjutan, dan menghasilkan produk dengan nilai jual tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniMahasiswa Unej JemberPrestasi mahasiswa UnejSentra Kopi Ketakasi Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Jalan Candi Panggung.

Terpadat! Jalan Candi Panggung Malang Butuh Jalur Alternatif Urai Macet

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID