• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 saat melakukan proses pemakaman. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim) mcw penyelewengan pemakaman covid-19

Tim pemulasaraan jenazah Covid-19 saat melakukan proses pemakaman. (Foto: M Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Malang Raya Sepekan: Pria Pamer Kemaluan di Jalanan hingga Polemik Insentif Pemakaman Covid-19

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

3. Dirumahkan Karena COVID-19, Warga Lumajang Nekat Jadi Petani Ganja dan Dijual di Malang

Seorang pria berinisial TB (30) warga Desa Tempursari, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang dibekuk jajaran Satresnarkoba Polres Malang lantaran nekat menjual ganja di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Tak hanya menjual, ternyata TB juga menanam sendiri pohon ganja tersebut.

TB bercerita sebenarnya dirinya bekerja di Bali sebagai montir, namun ia harus dirumahkan karena pandemi Covid-19.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Saya sebenarnya adalah montir di Bali, tapi karena Covid-19 ini dirumahnya jadi gak ada kerjaan,” terangnya saat pers rilis di Mapolres Malang pada Jumat (03/08/2021).

Setelah pulang ke Lumajang, TB lalu bekerja sebagai petani. Lambat laun ia membutuhkan ganja untuk dipakai sendiri, ia kemudian menanam biji ganja yang ia bawa dari Bali.

“Lalu karena pekerjaan masih sepi, saya pulang ke Jawa jadi petani. Karena saya pemakai, iseng-iseng tanam sendiri karena beli mahal. Satu paket sekitar Rp 100 ribu kalau di Lumajang,” bebernya.

“Karena pakai sendiri, dan butuh biaya, otomatis saya jual lagi,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono, mengatakan jika kasus ini terungkap saat TB tertangkap tangan ketika tengah melakukan transaksi di Kecamatan Pakis pada Rabu (01/09/2021).

“Pada Rabu (01/09/2021) di sebuah kos-kosan di daerah Sumberpakis, Kecamatan Pakis, dia (pelaku) melaksanakan transaksi narkoba jenis ganja dan diketahui oleh teman-teman lapangan bagian narkotika dan dilakukan penangkapan,” bebernya.

“Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 2 paket ranting ganja dalam keadaan kering, satu buah tas, dan satu buah smartphone,” tambahnya.

Saat dilakukan interogasi, TB mengakui bahwa dirinya memiliki tumbuhan ganja di Kabupaten Lumajang.

“Lalu anggota opsnal narkoba langsung berangkat ke lokasi dan ditemukan 50 batang pohon ganja yang baru tumbuh dan siap panen. Pelaku mengaku mendapat bibit ganja ini dari seseorang berinisial JW saat masih bekerja di Bali. Jadi dia kumpulkan daun, ranting dan biji-bijiannya lalu dibawa pulang ke Lumajang untuk ditanam,” jelasnya.

4. Riuh Insentif Pemakaman Covid-19 Belum Cair 4 Bulan, Kepala UPT Mendadak Dimutasi

Malang – Ramai dana insentif pemakaman Covid-19 Kota Malang belum cair 4 bulan sejak Mei hingga Agustus 2021. Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Taqruni Akbar secara mendadak dimutasi pada Jumat (3/9/2021).

Lambannya penyaluran anggaran insentif penanganan Covid-19 di Kota Malang ini kini menjadi polemik. Akibatnya, para penggali kubur belum bisa merasakan apa yang seharusnya menjadi hak mereka.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengaku langkah mutasi Kepala UPT Pemakaman yang dia ambil tidak berkaitan dengan polemik keterlambatan dana insentif pemakaman Covid-19 di Kota Malang.

“Dia dimutasi karena sudah waktunya. Dia sudah lama di pemakaman kan kasihan. Dia dimutasi ke Kasi Trantib Kelurahan Polowijen. Itu sudah dipertimbangkan,” ujarnya.

Menurutnya, dana insentif pemakaman Covid-19 Kota Malang memang belum cair lantaran adanya keterlambatan pengajuan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) sejak Mei hingga Agustus 2021 yang nilainya sekitar Rp 2 milyar.

“Uang negara itu harus berbasic LPJ, yang kemarin aja belum ada laporan. Artinya ada keterlambatan dari bawah, dia belum mengajukan,” imbuhnya.

Sebelumnya, mantan Kepala UPT Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Taqruni Akbar mengaku LPJ insentif pemakaman Covid-19 mulai Mei hingga Agustus memang belum bisa cair.

Pihaknya mengaku selama 4 bulan tersebut, ada sekitar 1.545 pemakaman jenazah Covid-19. Dimana, pada Mei ada 89 pemakaman, Juni sebanyak 159 pemakaman, Juli sebanyak 836 pemakaman dan Agustus sebanyak 461 pemakaman.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: Kabupaten MalangKota BatuKota MalangMalangMalang Raya
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Ilustrasi siaran televisi. (Foto: Pexels) tugu jatim kpi, saiful jamil

KPI Minta Stasiun Televisi Tak Amplifikasi dan Glorifikasi Soal Bebasnya Saiful Jamil

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID