Kronologinya, pelaku meminta sumbangan uang kepada sejumlah warga dengan alasan perayaan HUT ke-71 TNI. Total sudah ada 8 warga yang sudah ia mintai sejumlah uang yang terkumpul Rp 435 ribu.
“Kita berhasil mengamankan uang Rp435 dari kantong pelaku. Belum tahu apakah sudah ada uang lain yang terkumpul. Ngakunya baru pertama kali,” kata dia pada awak media, usai menggelandang TNI gadungan ini ke Mako Koramil.
Dalam aksinya, pelaku yang mengaku berpangkat Mayor dengan nama Suharto Prasetiawan. Namun, berbefa dalam foto identitasnya, pada seragam terpasang lencana pangkat Mayor. Sementara, pada seragam, pangkat yang dia kenakan adalah Letda.
Usai kejadian ini, pihaknya pun mengamankan barang bukti berupa uang tunai, sepeda motor dan sejumlah dokumen catatan keuangan.
”Pelaku juga memalsu plat nomor sepeda seperti plat kendaraan dinas,” jelasnya.
Kasus ini pun langsung diserahkan kepada pihak berwajib. Kasat Reskrim Polres Batu, Iptu Yussi Purwanto berjanji akan mendalami terkait motif pelaku yang diduga nekat mengaku sebagai anggota TNI.
”Nanti kita juga akan dalami dulu ke pihak-pihak yang sudah dimintai uang. Kami akan dalami dulu nanti secepatnya akan kita beritahukan,” ujarnya singkat.
4. Mobil Terbakar di Bendungan Karangkates Malang,

Sebuah mobil terbakar di Bendungan Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu (3/10/2021) siang pukul 14.00 WIB. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik ini pun membuat kemacetan panjang di sekitar lokasi.
Berdasar informasi mobil yang terbakar tersebut diketahui milik DIP, 34, warga kelurahan Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Kobaran api diketahui mulai mengepul dari bagian mesin mobil. Api itu kemudian merambat hingga menghanguskan seluruh bagian mobil.
Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan bahwa mobil tersebut terbakar sekitar pukul 14.00 WIB dan pihaknya berhasil memadamkan 1 jam kemudian.
“Api yang membakar mobil itu berhasil dijinakkan petugas damkar sekitar pukul 15.00 WIB sore tadi,” ujarnya Goly ketika dikonfirmasi lewat sambungan ponsel, Minggu (3/10/2021) sore.
5. Kereta Api di Malang Gilas Motor yang Parkir Sembarangan di Tengah Rel

Sebuah kereta api menggilas 1 unit sepeda motor yang terparkir sembarangan di tengah rel di kawasan Jalan Halmahera, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (1/10/2021) sekitar pukul 08.00 WIB. Kejadian yang sempat direkam video oleh warga ini pun langsung viral di media sosial pada siang harinya.
Berdasar informasi yang dihimpun Tugu Malang, grup Tugu Jatim, kejadian tersebut memang benar terjadi di sekitar pasar barang bekas Comboran di Jalan Halmahera, Kota Malang. Namun, diketahui bahwa kereta yang menabrak sepeda motor tersebut bukan rangkaian penuh, melainkan hanya lokomotif saja.
Manager KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Saat itu, gerbong lokomotif langsiran sedang bergerak dari Stasiun Kota Lama menuju ke kawasan Pertamina.
”Ke sana itu untuk ambil gerbong rangkaian Pertamina yang sedang bongkar muat di sana,” jelas dia.
Namun, saat itu ternyata ada sepeda motor jenis Honda Beat terparkir sembarangan di tengah rel. Tanpa bisa dikendalikan, akhirnya gerbong lokomotif itu tak kuasa menggilas motor tersebut.
Usai kejadian itu, lanjut Luqman, pihaknya langsung mencari keberadaan pemilik motor. Namun tidak ada yang mengakui. Meski begitu, Luqman menilai kesalahan bukan ada pada pihak KAI, namun kesalahan pengendara itu sendiri.
”Sudah jelas keberadaan sepeda motor di jalur kereta api itu sangat membahayakan. Itu murni kesalahan pemilik kendaraannya sendiri. Kami sangat menyayangkan,” tandasnya.
6. Pria asal Ngantang Malang Tewas Penuh Luka di Rumahnya Sendiri
Kejadian nahas menimpa seorang pria bernama Purwoto, 55, warga Dusun Watu Kidul, Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, pada Sabtu (25/09/2021). Warga pun heboh karena Purwoto ditemukan sudah tewas penuh luka lebam di rumahnya sendiri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saksi yang mengetahui ini adalah Jono dan Mulyono pada Sabtu (25/09/2021). Mereka melihat gelagat aneh pada rumah korban yang terlihat berantakan dilihat dari jendela luar.








