KEDIRI, Tugujatim.id – Kabar duka menyelimuti keluarga dr Samsul Ashar, Wali Kota Kediri periode 2009-2014. Dia dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (13/3/2022) sekitar pukul 03.30 WIB di salah satu rumah sakit di Surabaya.
Jenazahnya disemayamkan di tempat pemakaman umum di kelurahan Setono Gedong, Kota Kediri, tepat di samping makam keluarganya.
Juru kunci TPU Setono Gedong, Moch Yusuf Wibowo, mengatakan jenazah Samsul Ashar tiba di Kota Kediri untuk disemayamkan sekitar pukul 11.00 siang. Kemudian keluarga dan kerabat mensalatkan di masjid di dekat TPU tersebut.
“Dimakamkan di sini karena beliau warga sini, selain itu keluarga beliau juga dimakamkan di sini,” ungkapnya.

Lewat akun Instagram pribadinya, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menyampaikan dukacita. Menurutnya, almarhum Samsul Ashar adalah sosok yang sama-sama berjuang untuk membangun Kota Kediri.
“Saya mewakili warga Kota Kediri mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa dan sumbangsih Pak Samsul Ashar selama menjadi Wali Kota Kediri. Kita semua merasa kehilangan,” ungkapnya pria yang akrab disapa Mas Abu itu.
Mas Abu mendoakan almarhum Samsul Ashar agar mendapat tempat terbaik dan semua kontribusinya dalam membangun Kota Kediri menjadi catatan amal baiknya.
“Selamat jalan Pak Samsul Ashar. Insyaallah husnul khotimah,” ungkapnya.
Untuk diketahui, Samsul adalah terdakwa korupsi Wali Kota Kediri periode 2009-2014. Mantan orang nomor satu di Kota Kediri ini divonis 4 tahun 6 bulan penjara dengan denda denda Rp 500 juta. Dia terbukti melakukan tindak pidana korupsi pembangunan jembatan Brawijaya Kota Kediri tahun 2010-2013 yang menelan anggaran APBD sebesar Rp 66,4 miliar.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim







