• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Karjono sedang duduk di dalam koperasi Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera di Rumah Susun (Rusun) Siwalankerto Surabaya. (Foto: Dokumen/Pemkot Surabaya)

Karjono sedang duduk di dalam koperasi Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera di Rumah Susun (Rusun) Siwalankerto Surabaya. (Foto: Dokumen/Pemkot Surabaya)

Mengenal Karjono, Penyandang Tunanetra yang Sukses Gagas Koperasi Syariah di Surabaya

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Apa yang dilakukan oleh sosok pria bernama Karjono bisa jadi ditiru dan diteladani. Meski sebagai penyandang disabilitas tunanetra, pria berusia 38 tahun asal Surabaya tersebut mampu menggagas dan menjadi pendiri koperasi syariah bernama Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera di Kota Surabaya.

Koperasi Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera, koperasi syariah pertama yang ada di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Siwalankerto. Keterbatasan fisiknya tidak membuat Karjono berhenti melakukan upaya apapun untuk menjalani hidup sehari-hari. Hingga kini, dirinya telah memiliki anggota 100 orang untuk menjalankan koperasi syariahnya.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

“Ini merupakan koperasi syariah yang pertama dan masih satu-satunya koperasi syariah di Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa, red) Surabaya,” terang Karjono membuka penjelasan mengenai sepak terjangnya dalam pengembangan koperasi syariah pertama di Rusunawa Surabaya, Selasa (02/02/2021).

Karjono merupakan ayah dari lima anak yang dipercaya menjadi Ketua Harian di Koperasi Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera yang berbasis koperasi syariah tersebut. Sedangkan Ketua Umum diemban oleh Imam Besari yang juga Ketua Takmir Musala di Rusunawa Siwalankerto Surabaya. Karjono bercerita awal merintis koperasi syariah itu sampai berhasil memiliki 100 anggota pengelola.

“Dulu kami untuk merintisnya tahun 2017 ke 2018 itu hanya dua orang saja, saya dengan Pak Imam Besari. Kemudian baru (warga rusunawa, red) yang lainnya mulai ikut (dalam pengelolaan koperasi syariah, red),” ungkap lelaki yang mengenakan baju berwarna putih seling biru tersebut pada pewarta di Surabaya.

Toko Kelontong Koperasi Syariah, Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera merupakan lokasi koperasi yang dikembangkan oleh Karjono. (Foto: Dokumen/Pemkot Surabaya)
Toko Kelontong Koperasi Syariah, Almuhajirin Siwalankerto Sejahtera merupakan lokasi koperasi yang dikembangkan oleh Karjono. (Foto: Dokumen/Pemkot Surabaya)

Selain itu, Karjono menceritakan bahwa terbentuknya koperasi syariah tersebut tidaklah mudah. Untuk merekrut warga rusunawa dalam upaya membantu pengelolaan menjadi anggota dan memiliki rasa saling percaya tidak mudah. Seiring berjalannya waktu, Karjono perlahan berhasil meyakinkan warga rusunawa.

“Dulu awal simpanan wajib tiap bulan kami tetapkan Rp 10 ribu per orang. Nah, akhirnya ada 20 orang bergabung sehingga kemudian terkumpul uang Rp 200 ribu,” lanjutnya bercerita dengan begitu antusias mengenai perjuangan koperasi syariah miliknya.

Syarat pembentukan badan hukum koperasi memerlukan modal sebesar Rp 15 juta, Karjono hanya memiliki uang Rp 200 ribu. Kemudian ia berinisiatif untuk mengirimkan surat pada Wali kota Surabaya untuk pengajuan bantuan Rp 20 juta. Rincian Rp 15 juta sebagai modal awl, untuk Rp 5 juta sebagai biaya notaris legalitas koperasi.

“Kami menyampaikan waktu itu kepada Ibu Risma. Ternyata Ibu Risma luar biasa, beliau langsung merespon keinginan kami untuk membentuk koperasi ini dan itu benar-beanr dibuktikan, termasuk modal awal dari beliau dulu dibantu Rp 20 juta,” terang lelaki yang mempunyai lima anak tersebut.

Perlahan koperasi syariah bernama Koperasi Siwalankerto Sejahtera yang digagas Karjono sebagai penyandang disabilitas tunanetra itu menjadi besar dan maju. Karjono bersama rekannya kini telah memiliki aset sekitar Rp 100 juta lebih, baik berupa barang atau uang cash di Toko Kelontong. Sampai sejauh ini, jumlah anggotanya menjadi 100 orang lebih, mayoritas memang warga penghuni Rusunawa Siwalankerto.

“Ini kami lakukan karena kami ingin menjaga kestabilan usaha. Karena misi kami adalah dipersatukan. Kami punya prinsip sapu lidi, bagaimana agar sapu lidi kecil-kecil itu disatukan sehingga menjadi satu kekuatan ekonomi,” pungkas lelaki yang berusia 38 tahun tersebut.

Karjono berharap Rusunawa Siwalankerto dapat menjadi konsep one spot center, tidak hanya sebagai tempat tinggal, melainkan juga dapat difungsikan sebagai kestabilan, pengendalian dan kerjasama dalam bidang perekonomian, salah satu contohnya seperti eksistensi Koperasi Siwalankerto Sejahtera miliki Karjono tersebut. (Rangga Aji/gg)

Tags: difabelKota SurabayaSurabayatunanetra
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Pemadaman api yang dilakukan petugas damkar di Bojonegoro karena jerami yang terbakar. (Foto: Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro/Tugu Jatim)

Akibat Bakar Jerami, 3 Rumah Kayu Jati dan 2 Kandang Sapi Milik Warga Bojonegoro Hangus Terbakar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID