• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gelaran tradisi Rokat Tase oleh nelayan Madura. Foto: Gurusiana.id

Gelaran tradisi Rokat Tase oleh nelayan Madura. Foto: Gurusiana.id

Mengenal Rokat Tase, Tradisi Unik Nelayan Madura

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Sudah sejak berabad-abad lalu, masyarakat pesisir Madura merayakan sebuah ritual syukur yang penuh makna dan filosofi, yaitu Rokat Tase.

Ritual yang meriah ini tidak hanya menjadi wujud rasa syukur atas kelimpahan ikan di laut, namun juga sebagai doa untuk memohon perlindungan saat berlayar.

You might also like

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

19/06/2026 10:15 AM
Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

21/05/2026 3:32 PM

Tak heran jika Rokat Tase telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kebudayaan Indonesia dan terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Waktu Pelaksanaan Rokat Tase

Ritual Rokat Tase diadakan setiap tahun pada bulan keenam atau ketujuh, saat ikan berlimpah di laut. Dikutip dari antaranews.com, tradisi ini dilakukan sebelum memulai musim penangkapan ikan dengan melaksanakan ritual syukuran sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelimpahan ikan yang akan diperoleh.

Dalam ritual ini, masyarakat Madura juga memohon kepada Tuhan untuk mendapatkan perlindungan dan keselamatan selama mereka berlayar mencari ikan.

Tata Cara Rokat Tase

Tata cara pelaksanaan Rokat Tase sangatlah beragam dan penuh dengan kegiatan yang meriah. Seperti yang dikutip dari kompas.com, selama lima hari berturut-turut, masyarakat Madura akan mengadakan berbagai kegiatan, mulai dari kontes sapi betina hingga acara tayuban yang menampilkan tari-tarian dan nyanyian dari sinden.

Selain itu, masyarakat juga dapat menikmati malam ketoprak yang diidolakan oleh semua kalangan.

Setelah acara seni, malam berikutnya akan ada pembacaan Al-Qur’an dan pengajian. Namun, puncak acara Rokat Tase terjadi pada hari terakhir, di mana kapal-kapal akan dihias dan sesaji akan dilarung ke tengah laut sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan pelindungan selama melaut.

Melalui berbagai kegiatan yang meriah ini, masyarakat Madura menunjukkan kekayaan budaya mereka dan semangat untuk menjaga tradisi yang telah diteruskan dari generasi ke generasi.

Sesaji yang digunakan pun beragam, dilansir dari jawapos.com sesaji yang diberikan antara lain berisi kepala kambing hitam, tumpeng, dan rengginang.

Seluruh sesaji tersebut dibawa menggunakan kapal hias dan kemudian ditenggelamkan di laut sebagai simbol untuk menghindari malapetaka saat mencari ikan dan untuk mendapatkan berkah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Ritual menghias kapal dan melarung sesaji ke tengah laut pada hari terakhir Rokat Tase menjadi puncak dari seluruh rangkaian kegiatan selama lima hari berturut-turut.

Seperti itulah seluk-beluk dari perayaan unik Rokat Tase, ritual syukur masyarakat Madura yang khas dan hanya dapat ditemukan di wilayah pesisir Madura. Jangan lupa nikmati keindahan dan makna dari Rokat Tase saat kamu berkunjung ke wilayah tersebut.

Tags: Maduramengenal rokat taseRokat Tase'
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Malang

Gali Sejarah Teater Malang, DKM Kembali Gelar “SERAT” untuk Jembatani Kreatifitas Lintas Generasi

by Mochamad Abdurrochim
21/05/2026 3:32 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dewan Kesenian Kota Malang (DKM) kembali menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pegiat seni teater lewat agenda...

Busana Khas Malang

Kajian Sejarah Busana Khas Malang

by Darmadi Sasongko
11/04/2026 3:25 AM
0

Tugujatim.id - Kajian Sejarah Busana Khas Malang ditulis oleh Dwi Cahyono, Yayasan Inggil. Identitas sebuah daerah tidak hanya tercermin dari...

DPRD Kota Malang Catat PR Krusial di HUT ke-112, Kemiskinan hingga Banjir Belum Tuntas

Klambi Indis dari Sudut Pandang Seni Kontemporer

by Darmadi Sasongko
10/04/2026 11:05 AM
0

Tugujatim.id - Klambi Indis, dari sudut pandang Seni Kontemporer ditulis oleh Dimas Novib S, Pengurus Dewan Kesenian Malang. Tulisan ini...

Next Post
Penanjakan 1 Gunung Bromo. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Info Lengkap Wisata Gunung Bromo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID