• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Foto: nu.or.id)

KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. (Foto: nu.or.id)

Mengenang Sosok Gus Dur: Pluralisme dan Cerita Tentang Papua

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Pilihan Redaksi, Sastra & Budaya
2
Share on FacebookShare on Twitter

Sosok Gus Dur akan selalu dikenang dengan kebijakan-kebijakannya yang memprakarsai konsep pluralisme di Indonesia. Meskipun hanya menjabat sebagai kepala negara selama 22 bulan namun Indonesia telah melewati sejumlah perubahan besar di masa kepemimpinan Presiden Presiden KH Abdurrahman Wahid. Salah satu dari cerita perubahan tersebut adalah cerita Gus Dur dan Papua.

Masyarakat Papua seringkali diasosiasikan dengan ketertinggalan dan separatisme. Persoalan mengenai keadilan bagi Papua masih menjadi diskusi bahkan sampai saat ini. Gus Dur sebagai sosok Presiden pada masa itu dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan masyarakat Papua dan mengerti persoalan yang dihadapi masyarakat Papua. Lantas, bagaimana sebenarnya Gus Dur memandang persoalan Papua?

You might also like

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

17/07/2026 3:30 PM
Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

17/07/2026 2:45 PM
Gus Dur
Gus Dur ketika masih muda. (Foto: nu.or.id)

Baca Juga: 5 Skill Penting untuk Sambut Tahun 2021

Gus Dur selalu menganggap bahwa kesalahan yang selalu melekat pada Indonesia adalah cara kita memandang Papua sebagai entitas yang berbeda dan cenderung diskriminatif. Hal ini yang kemudian berimbas pada pemecahan masalah yang ditawarkan oleh Pemerintah.

Pendekatan yang diberikan selalu melihat pada keamanan dalam menanggapi persoalan Papua. Padahal seharusnya Pemerintah lebih menggunakan pendekatan kemanusiaan dan budaya untuk merespons segala permasalahan terkait Papua.

Melalui pandangan yang demikian, Gus Dur telah memberikan sumbangsihnya untuk masyarakat Papua terutama dalam memberikan kesempatan bagi Papua untuk menyuarakan pendapat mereka. Melalui diskusi dan pertemuan yang dilakukan Gus Dur mengabulkan permintaan masyarakat Papua untuk mengubah nama identitas mereka. Sehingga secara resmi, pada 1 Januari 2000, nama Irian Jaya diubah menjadi Papua.

Menurut Gus Dur nama Irian Jaya tidak memberikan citra baik untuk masyarakatnya. Sambil menuturkan humor, beliau mengatakan bahwa menurut bahasa Arab, kata Irian Jaya bermakna ‘telanjang’. Lebih jauh, Gus Dur menjelaskan bahwa nama ini diberikan karena ketika orang Arab pertama kali mendarat di tanah Papua, mereka menemukan banyak masyarakatnya yang masih telanjang.

Selain itu, Gus Dur juga mengizinkan warga Papua untuk mengibarkan Bendera Bintang Kejora dan menyanyikan lagu ‘Hai Tanahku Papua’. Kedua hal ini adalah hal yang dilarang keras di masa pemerintahan Soeharto namun bagi Gus Dur persoalan ini menyangkut cara pandang seseorang. Dengan kesederhaan dan kesehajaannya, Gus Dur mengungkapkan bahwa kita seharusnya melihat Bendera Bintang Kejora seperti layaknya kita melihat deretan bendera tim sepak bola.

Baca Juga: 5 Trik Pencarian Google Andalan untuk Browsing Lebih Tepat

Cerita Gus Dur yang pada masanya memberikan ruang demokrasi bagi masyarakat Papua untuk mengekspresikan identitasnya akan selalu dikenang oleh bangsa Indonesia. Sikap menghormati pluralisme memang harus dimiliki oleh setiap individu bangsa Indonesia karena dengan kesatuan kita bias bergerak menjadi bangsa yang lebih sejahtera. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: nu.or.id dan kompas.com

Tags: Bulan Gus DurGus DurNahdlatul UlamaNU
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Eksfoliasi

7 Kandungan dalam Moisturizer yang Dapat Membantu Menenangkan Kulit setelah Eksfoliasi

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 3:30 PM
0

Tugujatim.id - Melakukan eksfoliasi menjadi salah satu langkah perawatan kulit untuk membantu mengangkat sel kulit mati sehingga wajah terasa lebih...

Oversized Outfit

Cara Memakai Oversized Outfit agar Tetap Terlihat Proporsional

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 2:45 PM
0

Tugujatim.id – Oversized Outfit kini menjadi salah satu gaya fashion yang banyak dipilih karena menawarkan tampilan stylish sekaligus nyaman untuk...

Outfit Timeless

15 Fashion Item Outfit Timeless yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 3:46 PM
0

Tugujatim.id – Outfit timeless memang nggak pernah kehilangan pesonanya. Di saat tren fashion datang dan pergi begitu cepat, justru gaya...

Warna Pakaian

Cara Memilih Warna Pakaian sesuai Warna Kulit agar Penampilan Lebih Menarik

by Mochamad Abdurrochim
15/07/2026 5:30 PM
0

Tugujatim.id – Warna pakaian sering jadi penyebab munculnya pertanyaan, "Kok bajunya bagus di orang lain, tapi pas aku pakai malah...

Next Post
Masa Tenang, Polres Malang Dapat Laporan Serangan Fajar

Masa Tenang, Polres Malang Dapat Laporan Serangan Fajar

Comments 2

  1. Pingback: Penuh Humor dan Kebijaksanaan: Simak 25 Kata Bijak dari Gus Dur - Tugujatim.id
  2. Pingback: Bosan di Rumah? Coba 5 Tren Wisata di Masa New Normal Ini - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID