MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jeruji penjara tidak menjadi penghalang untuk tetap mempelajari aktivitas positif. Seperti yang dilakukan oleh warga binaan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto saat belajar produksi tempe.
Tidak hanya berfungsi sebagai pemberdayaan UMKM semata, produksi ini juga menjadi dasar penguatan ketahanan pangan.
Produksi tempe ini merupakan buah karya warga binaan Lapas Mojokerto yang dilakukan secara mandiri sembari didampingi oleh petugas. Seluruh proses produksi tempe ini dipantau secara ketat, mulai dari proses perendaman, perebusan hingga fermentasi untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga dengan baik.
Saat proses produksi tempe berlangsung, kedelai pilihan sebagai bahan baku utama dipilah terlebih dahulu. Proses ini ditempuh untuk menjaga mutu hasil produksi tempe sehingga layak konsumsi serta memiliki nilai jual sebagai pengembangan UMKM di lingkungan Lapas Mojokerto.
Keterangan dari Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyebutkan bahwa kegiatan produksi tempet ini menjadi upaya pemenuhan kebutuhan pangan, serta sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan (produksi tempe) ini, kami berharap warga binaan mendapat pembekalan tentang keterampilan yang bernilai ekonomi, sekaligus mendukung ketahanan pangan,” urainya, Senin (02/02/2026).
Selain itu, Rudi menambahkan bahwa pembinaan kemandirian tersebut diharapkan dapat menjadi modal penting bagi warga binaan setelah menghirup udara bebas nanti.
“Harapan kami, keterampilan yang didapatkan selama menjalani pembinaan di sini bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha secara mandiri serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” imbuhnya.
Salah satu warga binaan, sebut saja N, yang ikut dalam proses produksi tempe ini mengaku senang mendapat pembinaan tersebut.
“Kami mendapat pelajaran penting bagaimana cara mengolah kedelai menjadi tempe dengan baik serta higienis. Sangat bermanfaat dan bisa kami gunakan sebagai modal nantinya setelah selesai menjalani masa pembinaan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








