Menko Marves Akan Tinjau Pelaksanaan PPKM Level 4 di Malang Raya - Tugujatim.id

Menko Marves Akan Tinjau Pelaksanaan PPKM Level 4 di Malang Raya

  • Bagikan
Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat ditemui usai rakor persiapan kunjungan Menko Marves, Rabu (11/08/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Jatim)
Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat ditemui usai rakor persiapan kunjungan Menko Marves, Rabu (11/08/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Kasus penyebaran Covid-19 di Malang Raya terus mengalami peningkatan hingga membuat wilayah ini tak kunjung beralih dari zona merah. Kasus itu pun kini memantik perhatian dari pemerintah pusat.

Untuk itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Koordinator PPKM di Jawa dan Bali berencana akan meninjau pelaksanaan PPKM Level 4 di Malang Raya.

Kini Pemerintah Kabupaten Malang juga telah melakukan koordinasi persiapan kunjungan Menko Marves ke Malang Raya secara virtual di Pendapa Kabupaten Malang yang juga dihadiri secara langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves Septian Hario Seto.

“Rencananya, dari deputi tadi menyampaikan, Jumat (13/08/2021), Menko bersama Menkes dan Menteri BUMN akan ke sini. Kemudian akan mengevaluasi dan melihat progresnya seperti apa,” ujar Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat pada Rabu (11/08/2021).

Dia menyebutkan, salah satu yang juga akan ditinjau Menko Marves, Kemenkes, dan Menteri BUMN ini yaitu lokasi ruang isolasi terpusat (isoter) untuk penanganan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

“Direncanakan nanti akan bertemu dengan Forkopimda Malang Raya, kemudian meninjau beberapa lokasi, salah satunya isoter,” ucapnya.

Menurut dia, Pemkab Malang sudah menjalankan instruksi pembatasan mobilitas masyarakat sejak PPKM Darurat diberlakukan. Selain itu, pihaknya juga telah mengupayakan perpindahan warga isoman menuju ke isoter yang telah disediakan Pemkab Malang.

“Jadi, berkali-kali sudah disampaikan ada varian virus baru, kalau isoman di rumah berpotensi tinggi menyebarkan virus. Kita tidak tahu di salah satu keluarga misalnya ada yang komorbid itu bisa berpotensi meningkatkan angka kematian. Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” paparnya.

Untuk itu, dia berharap warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah agar berpindah ke ruang isoter yang sudah disediakan Pemkab Malang. Dia menyebutkan, pihaknya juga sudah melengkapi fasilitas penunjang pemulihan pasien isolasi mulai konsumsi, obat-obatan, oksigen, dan lain-lainnya.

“Untuk tracing¬†kita sebenarnya sudah baik. Kalau dilihat dari tracing-nya kita sudah tinggi sehingga positif rate juga tinggi. Jadi, tinggal penekanan penanganan isoman ke isoter ini,” bebernya.

 

  • Bagikan