JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Jember bersepakat untuk menangani 16 jembatan dan 50 bendung yang menjadi infrastruktur prioritas.
Hal ini terungkap usai pertemuan antara Bupati Jember Muhammad Fawait dan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dalam kunjungan kerja ke Jember.
Baca Juga: DPU Bina Marga Jatim Ungkap Penyebab Sejumlah Jembatan di Jember Rusak Parah
Bupati Muhammad Fawait menyebut penanganan jembatan dan bendung tersebut sebagai urusan paling mendesak yang harus segera diselesaikan, khususnya terkait dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di Jember.
“Yang paling urgen terkait masalah bencana, ada 16 jembatan dan 50 bendung di Jember, dan insyaa Allah kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” ujar Fawait, Minggu (22/02/2026).
Penanganan Libatkan Tiga Pihak Sekaligus
Merespons hal tersebut, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa penanganan akan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan tiga pihak sekaligus, yakni pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.
“Kami tangani bersama-sama. Keroyokan. Pemkab, pemprov, dan pusat,” kata Dody.
Baca Juga: Banjir Bandang Rusak Sejumlah Jembatan di Jember, Pemprov Jatim Petakan Prioritas Perbaikan
Meski tidak merinci satu per satu titik jembatan dan bendung yang akan ditangani, Dody menyatakan bahwa kepala balai yang berwenang lebih mengetahui detail lokasi prioritas tersebut.
Penanganan infrastruktur ini menjadi salah satu dari sejumlah agenda besar yang dibahas dalam kunjungan tersebut, di samping rencana pembangunan flyover Mangli-Jember dan revitalisasi Pasar Tanjung. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








