• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PBNU

PBNU Menuju Islah di Lirboyo: Tampak jamuan makan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH M. Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, Habib Mustofa dari Bangilan, Tuban, serta mantan Rais Aam PBNU sekaligus mantan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Foto dok. TVNU

Menuju Islah di Lirboyo! Meja Makan Jadi Titik Temu PBNU

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
7 months ago
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id –  Suasana berbeda tampak di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (25/12/2025) siang. Sebuah jamuan makan siang sederhana  dinilai bersejarah bagi Nahdlatul Ulama (NU). Pada meja yang sama, dua pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang tengah berada dalam pusaran konflik duduk berdampingan.

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf terlihat hadir dalam jamuan makan siang tersebut. Pertemuan ini pun langsung menyedot perhatian banyak pihak, karena dinilai menjadi isyarat awal menuju islah di tubuh PBNU.

You might also like

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

02/07/2026 9:54 PM
BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

02/07/2026 5:23 PM

Jamuan makan siang itu tidak hanya dihadiri dua pimpinan PBNU. Tampak pula Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo KH M. Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, Habib Mustofa dari Bangilan, Tuban, serta mantan Rais Aam PBNU sekaligus mantan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Usai makan siang, para tokoh tersebut melanjutkan dengan pertemuan tertutup.

Momen kebersamaan ini memunculkan harapan luas akan tercapainya perdamaian di internal PBNU. “Semoga pertemuan ini menjadi maslahah,” ujar Habib Mustofa dari Tuban dalam keterangan singkat yang diterima wartawan.

Pertemuan di Lirboyo ini juga beriringan dengan agenda resmi PBNU. Dikutip dari NU Online, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar telah menerbitkan surat bernomor 4829/PB.02/A.I.01.02/99/12/2025 tentang Undangan Rapat Konsultasi Syuriyah dengan Mustasyar PBNU. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada hari ini.

Dalam surat undangan itu disebutkan, rapat konsultasi akan membahas penjelasan mengenai latar belakang, tahapan, prosedur, dan substansi keputusan Rapat Pleno PBNU.

Agenda tersebut sebelumnya juga telah tersirat dalam Surat Tabayun yang ditandatangani KH Miftachul Akhyar di Surabaya pada 1 Rajab 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Senin (22/12/2025).

Dalam surat tabayun yang diterima NU Online pada Selasa (23/12/2025), KH Miftachul Akhyar menegaskan bahwa penjelasan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh pihak di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Pertemuan di Lirboyo ini juga tidak bisa dilepaskan dari rangkaian dinamika sebelumnya. Pondok Pesantren Lirboyo diketahui telah menggelar Musyawarah Kubro bertema Meneguhkan Keutuhan Jam’iyyah Nahdlatul Ulama di Aula Muktamar pada Ahad (21/12/2025). Dalam Surat Tabayun, KH Miftachul Akhyar menjelaskan alasan ketidakhadirannya dalam forum tersebut.

Kiai Miftach menyampaikan penghormatan terhadap seluruh saran dan masukan demi kemaslahatan Jam’iyyah NU, termasuk inisiatif forum Lirboyo yang digagas oleh Mustasyar PBNU KH Anwar Manshur.

Namun, Kiai Miftach menegaskan bahwa setiap keputusan organisasi harus tetap berjalan sesuai mekanisme dan aturan Jam’iyyah.

“Semua harus kembali kepada mekanisme organisasi, karena di situlah marwah Jam’iyyah Nahdlatul Ulama dijaga,” tegasnya.

Kini, pertemuan di Lirboyo menjadi titik perhatian, sekaligus harapan baru, bagi langkah PBNU menuju islah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Berita PBNUGus Yahya diminta mundurKonflik PBNUNUPBNU
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Next Post
PBNU

Breaking News, PBNU Sepakat Islah dan Muktamar Dipercepat!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID