PAMEKASAN, Tugujatim.id – Buntut sorotan dari penggunaan mobil dinas mewah di masa efisiensi anggaran, Bupati Pamekasan, Kholilurrahman mengklarifikasi bahwa mobil dinas Vellfire VIP Hybrid berwarna Hitam senilai Rp1,8 miliar itu bukan atas permintaannya.
“Saya tidak tahu persis terkait persoalan itu, itu sudah disediakan dan diputuskan di dalam rapat, sehingga kami sifatnya pasif,” ungkapnya kepada awak media, Senin (24/3/2025) usai serah terima jabatan.
Namun, pernyataan itu dibantah oleh salah seorang pejabat yang enggan disebut namanya. Kepada media ini, dia mengakatan bahwa Vellfire memang permintaan Bupati Pamekasan.
“Kalau bukan permintaan, tidak mungkin ada yang berani melakukan pengadaan jenis barang dan tipe, iya itu permintaan,” ungkapnya, Kamis (27/3/2025).
BACA JUGA: Anggaran Mobil Dinas OPD Jember Dialihkan Perbaikan Jalan Rusak
Berbeda dengan pernyataan Kepala Bagian (Kabag) Umum Setkab kabupaten Pamekasan, Lely. Ia membantah kalau hal itu atas permintaan Bupati.
“Itu sudah sesuai. Kalau bupati speknya ini dan cc-nya itu (2.500 cc, red),” ungkapnya, Kamis (27/3/2025).
Sementara mobil 2.500 cc di antaranya ada Fortuner, Pajero, CR-V dan Innova. Namun mengapa harus Vellfire VIP Hybrid Rp1,8 Miliar?
BACA JUGA: Damai! Oknum Polisi Serempet Mobil Warga di Tuban Akhirnya Minta Maaf
“Kita coba itu mobil Vellfire. Kita ajukan itu. Karena itu juga RKA-nya 2024,” jelasnya.
Lely menambahkan, bahwa efesiensi di Inpres 1/2025 tidak mengatur tentang pengadaan mobil.
“Gak ada terkait pengadaan mobil, yang penting spek dan cc-nya sesuai,” pungkasnya Disinggung tentang Bupati Jember yang menolak pengadaan mobil, justru anggarannya dialihkan untuk infrastruktur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Rifqan
Editor: Darmadi Sasongko








