JEMBER, Tugujatim.id – Penyelenggaraan kompetisi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025 di Kabupaten Jember memicu ledakan okupansi hotel. Acara MTQ XXXI Jatim 2025 yang diikuti kabupaten/kota di Jawa Timur ini menciptakan gelombang positif untuk industri penginapan lokal, khususnya dalam hal peningkatan jumlah tamu yang menginap.
Dengan total kontestan sebanyak 1.348 peserta yang datang dari seluruh 38 wilayah di Jawa Timur, kehadiran massa MTQ XXXI Jatim 2025 dalam jumlah besar ini secara otomatis meningkatkan permintaan tempat bermalam di kawasan Jember.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Jelang MTQ XXXI Jatim 2025 di Jember, Dishub Terapkan Satu Arah dan Zona Parkir
Java Lotus Hotel Jember menjadi salah satu penginapan yang mengalami dampak langsung dari gelombang kedatangan ini. Sejak pembukaan acara, fasilitas akomodasi tersebut mencatat kenaikan drastis dalam persentase kamar yang terisi.
Menurut Jeffrey Wibisono selaku pimpinan operasional Java Lotus Hotel Jember, ajang tilawah MTQ XXXI Jatim 2025 ini menjadi pendorong utama membaiknya angka hunian kamar.
“Acara besar seperti ini memberikan stimulus luar biasa untuk tingkat okupansi kami, terlebih bagi seluruh pelaku usaha perhotelan di wilayah Jember,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada Jumat (12/09/2025).
Jeffrey menjelaskan bahwa sepanjang periode 11-20 September, persentase kamar berpenghuni rata-rata melampaui 60 persen. Namun pasca tanggal tersebut, angka okupansi kembali normal seperti sebelumnya.
Dengan kapasitas 130 kamar, Java Lotus melayani mayoritas tamu dari rombongan peserta, tim pengarah, dan penyelenggara kompetisi tilawah.
“Meski begitu, tamu korporat tetap hadir walaupun proporsinya mengalami penurunan,” tambah Jeffrey.
Daya Tarik Java Lotus Angkat Cita Rasa Kuliner Lokal
Antisipasi terhadap membeludaknya pengunjung telah dimulai setengah tahun sebelumnya. Manajemen hotel telah menjalin komunikasi intensif dengan pemda setempat guna memastikan standar pelayanan optimal selama berlangsungnya event.
“Penetapan tarif juga menjadi pertimbangan strategis. Kami menggunakan skema fleksibel yang disesuaikan dengan demand. Namun tetap mempertahankan harga wajar agar tidak memberatkan konsumen,” jelasnya.
Tanpa menghadirkan layanan eksklusif, pihak hotel tetap menyediakan fasilitas pendukung tambahan. Ruang ibadah diperbesar untuk mengakomodasi jamaah dari berbagai daerah yang beribadah berjamaah.
Di samping itu, masih ada kesempatan reservasi untuk masyarakat luas. Sekitar 40 persen kapasitas masih tersedia, meskipun beberapa hari terakhir okupansi hampir mencapai kapasitas penuh.
Java Lotus juga mengangkat cita rasa kuliner lokal sebagai daya tarik. Menu andalan seperti nasi rempah, nasi guduk Arjasa, ayam kampung Pandan Lungan, dan sop buntut menjadi primadona di kalangan tamu.
“Kelezatan masakan khas Jember kami tampilkan supaya tamu dari luar daerah dapat merasakan keistimewaan lokal. Hal ini membuat pengalaman bermalam semakin tak terlupakan,” tutup Jeffrey.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








