• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Munas Konbes NU 2026

Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifuddin Muhadjir. (Foto : dok Istimewa)

Munas Konbes NU 2026 Bahas Kepemimpinan hingga Tantangan Digitalisasi

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
6 days ago
in Islamic, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Munas Konbes NU 2026 di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri, tak hanya menjadi forum penghujung masa khidmah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), tetapi juga membahas arah kepemimpinan organisasi hingga tantangan digitalisasi yang dihadapi Nahdlatul Ulama (NU) ke depan.

Dalam Sidang Pleno II, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhadjir menegaskan ada sejumlah prinsip yang bersifat tetap dan tidak dapat diubah dalam perjalanan organisasi. Di antaranya Qanun Asasi, posisi NU sebagai jam’iyyah ijtima’iyyah dan bukan partai politik, Pancasila sebagai dasar organisasi, serta ideologi Ahlussunnah wal Jamaah Annahdliyyah.

You might also like

PDI Perjuangan Kota Malang

PDI Perjuangan Kota Malang Resmikan Barata Club saat Kompetisi Domino Bulan Bung Karno

28/06/2026 11:30 AM
Turnamen domino

Turnamen Domino Satukan Kader dan Masyarakat Meriahkan Bulan Bung Karno

28/06/2026 10:46 AM

Menurut Kiai Afif, hal-hal yang berkaitan dengan tujuan organisasi bersifat permanen, sedangkan mekanisme untuk mencapai tujuan tersebut dapat disesuaikan dengan perkembangan zaman.

“Berbicara tentang mekanisme pemilihan, apakah termasuk yang harga mati atau apakah yang termasuk bisa beradaptasi?” ujar Kiai Afif, Minggu (21/06/2026).

Ia menjelaskan, mekanisme pemilihan pemimpin bukanlah sesuatu yang mutlak. Namun, prinsip musyawarah tetap tidak dapat ditinggalkan dalam setiap proses pengambilan keputusan.

“Harga mati dalam hal yang menyangkut tujuan, akan tetapi bisa beradaptasi dalam hal-hal yang menyangkut sarana untuk mencapai tujuan,” jelasnya.

Mekanisme Pemilihan Pemimpin Bisa Beradaptasi

Kiai Afif menilai perdebatan mengenai sistem Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) maupun mekanisme pemilihan lainnya sebaiknya diselesaikan melalui forum permusyawaratan resmi.

“Mekanisme bisa dimusyawarahkan bagaimana baiknya. Mudah-mudahan di Muktamar nanti bisa dirembugi tentang apa yang terbaik untuk NU,” katanya.

Menurutnya, yang paling penting dalam proses pemilihan adalah menjaga prinsip musyawarah yang menjadi tradisi dalam organisasi.

Digitalisasi Jadi Tantangan NU ke Depan

Sementara itu, KH Anwar Iskandar menilai Munas dan Konbes NU 2026 menjadi forum strategis untuk merespons berbagai persoalan bangsa sekaligus merumuskan arah organisasi di masa mendatang.

Ia menyoroti pentingnya penguatan lembaga filantropi NU melalui Lazisnu, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana dakwah.

Munas Konbes NU 2026
Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Anwar Iskandar. (Foto : dok Istimewa)

“Kita tidak bisa mengingkari, lepas dari kehidupan digital ini. Tidak seorang pun yang bisa bebas dari dunia digital,” ujarnya.

Menurut Kiai Anwar, pendekatan dakwah konvensional saja tidak lagi cukup untuk menjangkau generasi Z yang tumbuh di era digital. Karena itu, NU perlu memanfaatkan teknologi untuk memperkuat ideologi dan ajaran agama.

Selain itu, ia menyoroti besarnya potensi sumber daya manusia NU yang selama ini belum terkoordinasi secara maksimal. Mulai dari kalangan politisi, pengusaha, dokter, ahli teknologi, hingga profesional di berbagai bidang.

“Itu penting diakomodasi, jangan biarkan mereka tercecer. Itu potensi besar yang bisa memberi manfaat, hanya tinggal dikoordinir saja,” ujarnya.

Ia berharap Munas dan Konbes NU 2026 menghasilkan keputusan yang mampu mengonsolidasikan potensi warga NU agar berkontribusi lebih luas dalam berbagai sektor untuk kemaslahatan masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Nahdlatul UlamaBerita PBNUJelang Mukhtamar NUKediriMunas Konbes NU 2026PlosoPondok Pesantren Al Falah
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

PDI Perjuangan Kota Malang

PDI Perjuangan Kota Malang Resmikan Barata Club saat Kompetisi Domino Bulan Bung Karno

by Mochamad Abdurrochim
28/06/2026 11:30 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Barata Club resmi diperkenalkan DPC PDI Perjuangan Kota Malang sebagai klub olahraga domino pada rangkaian Kompetisi Domino...

Turnamen domino

Turnamen Domino Satukan Kader dan Masyarakat Meriahkan Bulan Bung Karno

by Mochamad Abdurrochim
28/06/2026 10:46 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Turnamen domino menjadi cara berbeda yang dipilih DPC PDI Perjuangan Kota Malang untuk memeriahkan Bulan Bung Karno...

Jawa Timur

Akhir Weekend, Langit Cerah Kuasai Jawa Timur, Namun Kabut Tipis Diam-Diam Turunkan Jarak Pandang di Sejumlah Daerah

by Mochamad Abdurrochim
28/06/2026 10:17 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (28/06/2026) menunjukkan dominasi langit cerah di banyak wilayah, terutama kawasan utara hingga...

Gempa Pacitan.

BREAKING NEWS! Guncangan Gempa Pacitan M 5,3 Terasa hingga Malang dan Blitar

by Dwi Linda
27/06/2026 4:33 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 5,3 mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (27/06/2026), pukul...

Next Post
Korupsi Kredit Fiktif

Buronan Korupsi Kredit Fiktif Rp4,5 Miliar Menyerahkan Diri Setelah 4 Tahun Kabur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID