• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Harga cabai. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Pedagang cabai di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, ini mengeluhkan harga cabai naik dua kali lipat. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Naik 2 Kali Lipat, Harga Cabai di Kota Pasuruan Tembus Rp80 Ribu Per Kilo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga cabai terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Pasuruan. Harga cabai naik drastis hingga dua kali lipat.

Berdasarkan pantauan Tugu Jatim, kenaikan harga terjadi di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, pada cabai rawit maupun cabai merah besar. Menurut Eni Yuliana, seorang pedagang pasar, harga cabai rawit kini sudah menembus Rp80 ribu per kilo. Padahal, dia mengatakan, biasanya rata-rata harga cabai hanya berkisar Rp35 ribu per kilo.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

“Harga cabai rawit sudah semingguan naik, sekarang seperempat kilo sudah Rp20 ribu,” ujar Eni pada Rabu (01/06/2022).

Sementara harga cabai merah besar naik hampir tiga kali lipat, yaitu mencapai Rp60 ribu per kilo. Di mana harga normal cabai merah besar berkisar Rp25 ribu per kilo.

Menurut Eni, kenaikan ini disebabkan berkurangnya pasokan dari petani. Lantaran banyaknya petani cabai yang gagal panen akibat musim hujan.

“Kalau cabai besar itu habis Lebaran sudah mahal, mungkin pasokannya kurang karena musim hujan, ” imbuhnya.

Selain cabai, harga sejumlah komoditas sayuran juga ikut naik. Seperti harga tomat dan buncis yang naik dari Rp7.000 menjadi Rp14 ribu per kilo. Kenaikan drastis harga cabai dan sayuran ini dikeluhkan sejumlah pembeli.

Seorang pembeli bernama Ninik berharap pemerintah bisa turun tangan menstabilkan harga cabai agar kembali normal.

“Lha sekarang Rp80 ribu sekilo, ya sulit. Apalagi nggak punya banyak uang, sekarang belinya ya paling cuma seperempat tergantung duitnya,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita harga cabaiBerita harga cabai naikharga cabaiHarga cabai di Kota PasuruanHarga Cabai Naikharga cabai rawitHarga cabai rawit di PasuruanKota Pasuruan hari iniPedagang cabai di Kota Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Ternak terjangkit virus PMK. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

MUI: Ternak Terjangkit Virus PMK Gejala Berat Tidak Sah Jadi Hewan Kurban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID