• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Nakes Jember.

Plt. Kepala Dinkes Jember Akhmad Helmi Luqman soal tekan AKI dan AKB. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Dari Rumah ke Rumah, Nakes Jember Dampingi Ibu Hamil Tekan AKI dan AKB

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in Kesehatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember meluncurkan program pilot project pendampingan ibu hamil (bumil) untuk menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Program yang menargetkan penempatan sebanyak 1.200 tenaga kesehatan (nakes) ini diawali dengan penugasan 212 nakes di enam puskesmas pada 2025, termasuk tiga Kecamatan Andongrejo, Jelbuk dan Silo.

You might also like

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

15/07/2026 9:27 AM
Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

04/07/2026 1:13 PM

“Dari target 1.400 lebih sasaran bumil, yang berhasil kami dampingi mencapai 1.313 ibu hamil. Kami juga menemukan 206 bumil baru,” ungkap Plt Kepala Dinkes Jember Akhmad Helmi Luqman saat dikonfirmasi pada Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Tekan Angka Kematian Ibu-Bayi, Gus Fawait Gencar Kampanye Bahaya Nikah Muda

Dari proses skrining yang dilakukan, nakes Jember menemukan sekitar 50 ibu hamil dengan risiko tinggi (bumil risti). Kasus terbanyak berada di wilayah Kecamatan Andongsari, Silo, dan Jelbuk.

Helmi merinci berbagai indikator bumil risti yang ditemukan, di antaranya usia di atas 35 tahun, obesitas, usia terlalu muda (di bawah 17 tahun), postur tubuh terlalu kecil, serta riwayat persalinan bermasalah sebelumnya.

“Yang sering menjadi kendala adalah histori medis yang tidak terdeteksi, terutama bagi bumil yang sebelumnya tinggal di luar Jember. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk memeriksakan diri dan bersikap jujur terkait kondisi kesehatannya,” imbau Helmi.

Dokter Spesialis Kandungan Bentuk Pokja Turunkan AKI

Para nakes Jember yang diterjunkan bertugas memeriksa dan mendata dengan menggunakan buku Kkesehatan ibu dan anak (KIA). Data tersebut kemudian dikirim dalam bentuk softcopy kepada dokter spesialis yang telah ditugaskan di masing-masing puskesmas untuk konsultasi lebih lanjut.

“Alhamdulillah, dokter spesialis kandungan (obgyn) dan spesialis anak di Jember bersatu membentuk kelompok kerja (pokja) penurunan AKI. Mereka ikhlas meluangkan waktu untuk konsultasi dengan dokter-dokter puskesmas,” ujar Helmi.

Program ini akan terus berlanjut hingga 2026 dengan total nakes Jember yang diterjunkan sebanyak 1.200. Dinkes Jember juga akan menyediakan mobil home care untuk membawa bumil risti ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila puskesmas tidak mampu menangani, berdasarkan rekomendasi dokter spesialis pendamping.

“Harapannya, program ini dapat mengurangi risiko kematian bagi ibu dan anak di Kabupaten Jember,” tutup Helmi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniDinkes Kabupaten JemberJemberKabupaten Jember hari iniNakes Kabupaten Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Makanan tinggi protein.

Anak Kos Wajib Stok! 8 Makanan Tinggi Protein yang Awet dan Murah

by Dwi Linda
15/07/2026 9:27 AM
0

Tugujatim.id - Kamu anak kos yang lagi menjaga asupan makanan tinggi protein? Tapi kamu harus menyesuaikan dengan anggaran bulanan dan...

Kasus TBC.

1.289 Kasus TBC Ditemukan di Kabupaten Malang, Pemkab Perkuat Skrining AI Percepat Deteksi Dini

by Dwi Linda
04/07/2026 1:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menemukan 1.289 kasus tuberkulosis (TBC) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut...

Minum teh.

Sering Minum Teh saat Makan? Ternyata Kebiasaan Ini Bisa Ganggu Penyerapan Zat Besi

by Dwi Linda
16/06/2026 6:14 PM
0

Tugujatim.id – Pembahasan mengenai kebiasaan minum teh saat makan ramai dibicarakan setelah muncul dalam salah satu episode kanal YouTube Suara...

Kota Blitar.

12.848 Warga Kota Blitar Alami Obesitas, 60 Persen Ternyata Perempuan Dewasa

by Dwi Linda
09/06/2026 6:13 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Tren kelebihan berat badan atau obesitas di Kota Blitar menunjukkan statistik yang mengejutkan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota...

Next Post
DPRD Kota Malang.

Puluhan Kucing Tewas Diracun, Komunitas Pecinta Kucing Wadul Anggota DPRD Kota Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID