• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tampak depan tampilan Toko Riang di kawasan Kayutangan, Kota Malang. (Foto: BEN/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tampak depan tampilan Toko Riang di kawasan Kayutangan, Kota Malang. (Foto: BEN/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Nostalgia Menyusuri Waktu di Toko Riang, Kayutangan, Malang

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Pilihan Redaksi, Featured, News, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Seolah memasuki lorong waktu. Begitu gambaran pertama yang muncul saat berkunjung ke Toko Riang di bilangan Basuki Rahmat, kawasan Kayutangan Heritage di Kota Malang siang itu. Toko Riang menjadi satu dari banyak saksi bisu tonggak awal peradaban Kota Malang.

Di sepanjang jalan protokol utama itu, berderet banyak bangunan-bangunan tua peninggalan zaman kolonial Belanda. Beberapa di antaranya, masih tetap berdiri kokoh, utuh. Toko Riang adalah satu dari sekian aset yang memiliki catatan historis yang panjang.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Reporter Tugu Malang, partner Tugu Jatim beruntung punya kesempatan berkunjung mendengar kepingan masa lalu dari pelakunya langsung, Endah Sumarni, Minggu (17/1/2021) siang. Wanita bertubuh kurus yang sudah menginjak usia 64 tahun itu menyambut reporter dengan riang. Seriang nama tokonya.

Beberapa pakaian tampak dipajang di depan Toko Riang yang terlihat dari balik kaca. (Foto: BEN/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Beberapa pakaian tampak dipajang di depan Toko Riang yang terlihat dari balik kaca. (Foto: BEN/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Bangunan toko yang separuhnya kini beralih fungsi jadi kafetaria itu masih tetap bertahan dengan suasana historically old-nya. Berbagai perabot mulai meja, kursi, tatakan lemari kaca, tangga, pintu teralis brankas hingga trafo gaya lawas disitu juga masih berfungsi dengan baik.

Seolah masuk mesin waktu, perjalanan menyusuri masa lalu Kota Malang bisa dilakukan lewat foto-foto jadul yang ditempel di dinding kafetaria. Dari situ, anda bisa merasakan suasana masa lalu di sejumlah kawasan penting Kota Malang seperti Pasar Besar, Kayutangan, Jembatan Kahuripan dan masih banyak lagi.

”Toko Riang sudah ada sejak 1950-an. Kurang lebih sudah 70 tahun. Sempat ganti-ganti peruntukan. Mulai toko palen (kebutuhan sehari-hari), toko buku, kantor bank hingga sekarang jadi rumah makan,” tutur Endah sembari menggoreng jemblem, menu kudapan favorit disana.

Endah mengisahkan, Toko Riang hingga sekarang masih mencoba bertahan menjual palen, mainan hingga daster klasik khas Malangan. Lalu, separuh areanya dimanfaatkan jadi kafetaria oleh pemiliknya, Darwanto sejak 1993 dan berlanjut hingga sekarang.

Balutan kuno serta klasik membawa pengunjung toko ini seakan bernostalgia menyusuri lorong waktu ke masa tempo dulu. (Foto: BEN/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Balutan kuno serta klasik membawa pengunjung toko ini seakan bernostalgia menyusuri lorong waktu ke masa tempo dulu. (Foto: BEN/Tugu Malang/Tugu Jatim)

”Dulu disini ramai, lebih hidup. Banyak pelanggan setia. Kami sampai sibuk lalu lalang seharian. Tapi gak ngerasa capek, kerasa senengnya saja dulu ketemu banyak orang,” kisah Endah yang membantu pemilik Toko Riang sejak masa kecilnya itu.

Kini, praktis hanya dia satu-satunya yang dipasrahi keluarga besar pemilik aset untuk melanjutkan wasiat mendiang menjaga ‘ruh sejarah; bangunan itu. Endah pun punya komitmen kuat menjaga kepercayaan itu. Baik secara aset bahkan hingga resep makanannya dari mendiang.

Menu favorit paling sering dipesan hingga saat ini adalah singkong goreng dan jemblemnya. Rasanya pun tak mengecewakan. Minumannya pun tak kalah klasik lagi. Favoritnya Wedang Rempah. Terbuat dari racikan rahasia perpaduan antara empon-empon nusantara yang menghangatkan badan.

Untuk harga dengan kualitas yang sepadan, rasanya cukup pantas untuk dibilang terjangkau. Untuk makanan berat, bisa memesan aneka masakan jawa seperti nasi goreng, cah sawi, bakmie nasi telur hingga nasi oseng. Kalau ada waktu, ada baiknya anda mampir dan mencoba sesi santai anda di mesin lorong waktu ini. Selamat mencoba. (azm/gg)

Tags: cagar budayaheritageKota MalangkunoMalang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Dandim 0819/Pasuruan Letkol Arh H Burhan Fajari Arfian didampingi Kapolres Kota Pasuruan AKBP Arman. (Foto: Dokumen/Kodim 0819 Pasuruan)

Dandim 0819/Pasuruan Pimpin Langsung Patroli Penerapan PPKM di Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID